Alexa Metrics

Kritik Penggunaan Dana BOS untuk Subsidi Kuota Internet, DPRD DKI Desak Nadiem Mundur

Kritik Penggunaan Dana BOS untuk Subsidi Kuota Internet, DPRD DKI Desak Nadiem Mundur

Indopos.co.id – Wakil Ketua DPRD DKI Zita Anjani kembali dibuat ‘geregetan’ dengan sepak terjang Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim. Kali ini,

Zita mengkritisi rencana Nadiem soal penggunaan dana BOS (bantuan operasional sekolah) untuk subsidi kuota internet siswa dalam rangka mendukung pembelajaran jarak jauh (PJJ) karena dampak pandemi COVID-19.

”Kok Mas Menteri bangga sekali dengan dana BOS? Tau tidak, kalau itu tidak cukup. Ini saya bahas biar Mas Menteri paham,” ungkap politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu.

Zita Anjani bereaksi keras terhadap penjelasan Mendikbud Nadiem Makarim dalam salah satu acara talk show di televisi swasta bertema PJJ.

”Sudah hampir lima bulan dunia pendidikan mati suri. Jika Mas Menteri bilang pertaruhkan kehormatan, sekarang waktunya tepati ucapan Anda. Mundurlah jika pendidikan bukan bidang anda,” tegas Zita di Jakarta, Minggu (9/8/2020).

Dirinya menilai, sejauh ini Nadiem belum memilik gagasan dan inovasi yang jelas sebagai solusi pendidikan yang terdampak COVID-19.

”Ini sudah empat bulan, kita menunggu langkah kongkretnya, malah kita makin bingung. Kalau ada rasa malu, lebih baik lepas jabatan,” tukas dia.

Zita mengungkapkan, dalam acara talk show di televeisi, Nadiem menawarkan solusi penggunaan dana BOS subsidi internet kepada siswa. Hal tersebut dinilainya tidak akan efektif.

Menurut dia, kebijakan tersebut tidak memberikan keharusan bagi sekolah untuk membelikan kuota internet kepada para siswa.

”Saya miris ngeliat sekelas menteri jago sekali muter-muter bicaranya. Perihal BOS, bayangkan, contoh SMP, per siswa Rp 1,1 juta/tahun, kalau di sebuah sekolah swasta ada 161 orang, maka ada Rp177 juta,” pungkas Zita. (dni/ibl)



Apa Pendapatmu?