Alexa Metrics

KostraTani Tolitoli Gelar Sekolah Lapang IPDMIP

KostraTani Tolitoli Gelar Sekolah Lapang IPDMIP SEKOLAH LAPANG-Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Toli-Toli Rustan Rewa (kiri) berbincang dengan petani padi kawasan irigaasi yang yang didukung IPDMIP. Foto: Dok Pribadi/Facebook

indopos.co.id – Sejumlah petani kawasan irigasi di Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah (Sulteng) antusias mengikuti Sekolah Lapang (SL) yang digelar di Desa Kombo, Kecamatan Dampal Selatan, belum lama ini. Materi SL tentang pengendalian hama tanaman padi oleh penyuluh Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) setempat.

Kegiatan SL difasilitasi oleh Program Integrasi Partisipasi Pertanian dan Manajemen Irigasi, dikenal sebagai Integrated Participatory Development and Management of Irrigation Project (IPDMIP).

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tolitoli Rustan Rewa menyatakan, pihaknya menyambut baik dukungan SL dari IPDMIP kepada petani padi kawasan irigasi. “Tujuannya, mendorong pengelolaan irigasi secara integratif dan partisipatif, mewujudkan kedaulatan pangan nasional, untuk kemajuan sektor pertanian serta kesejahteraan petani,” katanya melalui keterangan tertulis pada Senin (10/8/2020).

Menteri Pertanian (Mentan) RI Syahrul Yasin Limpo mengatakan, pihaknya memberi perhatian serius pada IPDMIP. Sebab, tujuan utama IPDMIP, meningkatkan ketahanan pangan, terutama saat ini, di tengah Pandemi Covid-19 serta kesejahteraan petani.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi menegaskan, IPDMIP berupaya meningkatkan nilai pertanian beririgasi secara berkelanjutan.

”Salah satu aspek terpenting pertanian, ketersediaan air. Lewat IPDMIP, produktivitas dan nilai pertanian akan ditingkatkan dengan cara irigasi berkelanjutan,” katanya.

Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian (Pusluhtan) Leli Nuryati mengatakan, IPDMIP dilaksanakan pada 74 kabupaten di 16 Provinsi. Luas total area pertanian 875.249 hektare (ha) atau meliputi 778 daerah irigasi dan jaringan irigasi yang direhabilitasi seluas 330.037 ha.

Rustan Rewa menambahkan, IPDMIP disambut bik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tolitoli yang tertuang pada Daftar Penggunaan Anggaran (DPA).

Sebagaimana diketahui, pembelajaran SL menerapkan metode Pendidikan Orang Dewasa (POD/Andragogi). Metode yang mengedepankan proses pelibatan peserta didik dewasa ke dalam struktur pengalaman belajar yang sistematis dan berkelanjutan. “Tujuannya, mencapai perubahan pada pengetahuan, sikap, nilai dan keterampilan petani,” kata Rustan Rewa. (mdo/cok)



Apa Pendapatmu?