Alexa Metrics

SPN Polda Metro Jaya Terapkan Pendidikan Berbasis Aplikasi Daring

SPN Polda Metro Jaya Terapkan Pendidikan Berbasis Aplikasi Daring Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sujana (kiri) didamping Kepala SPN Polda Metro Jaya Kombes Aloysius Suprijadi melaunching digitalisasi pendidikannya melalui aplikasi SIGAP di di Gedung Promotor Polda Metro Jaya, Senin (8/10). (Foto: Sumber Rajasa Ginting/INDOPOS)

indopos.co.id – Sekolah Pendidikan Kepolisian Negara (SPN) Polda Metro Jaya sedang mempersiapkan digitalisasi pendidikannya melalui aplikasi SIGAP (siswa, tenaga pengajar dan Pengasuh). Program ini juga dimaksudkan agar pendidikan calon bintara di masa pandemi Covid 19 tetap berlangsung.

Kepala SPN Polda Metro Jaya Kombes Aloysius Suprijadi menyatakan  aplikasi ini dibuat sebagai upaya digitalisasi pendidikan di masa Covid ini. Lewat program pendidikan via  digital ini, diharapkan SPN bisa memutus mata rantai pandemic covid-19. Selain itu proses belajar mengajar dinilai lebih mudah dan cepat secara online.

”Penggunaan teknologi dalam proses belajar mengajar dan pengasuhan di SPN Polda Metro Jaya akan memberi ruang gerak bagi para pendidik dan pengasuh agar dapat menjadi pendidik yang memfasilitasi pembelajaran dengan menerapkan protokol Covid-19. Penggunaan platform digital dalam proses Pendidikan dan pengasuhan memudahkan akses informasi, komunikasi, referensi dan evaluasi,” ujar Aloysius di Gedung Promotor Polda Metro Jaya, Senin (8/10).

Dia berharap lewat bantuan teknologi ini, SPN Polda Metro Jaya dapat meningkatkan kualitas proses belajar mengajar dan pengasuhan. “Penggunaan SIGAP diharapkan dapat menjadi teknologi yang sangat membantu proses belajar mengajar dan pengasuhan dalam situasi pandemic Covid-19,” tuturnya.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sujana mengatakan SIGAP adalah salah satu dari beberapa inovasi Polda Metro Jaya dalam menghadapi pandemi COVID-19 di wilayah hukumnya.

“Polda Metro Jaya di masa pandemi COVID-19 sudah meluncurkan beberapa aplikasi, diantaranya polisi kita.id, kemudian aplikasi Kampung Jabat dan hari ini saya meresmikan digitalisasi pendidikan yang bernama SIGAP,” katanya.

Sementara Project Manager SIGAP AKBP Andi Sinjaya menyatakan aplikasi digital ini merupakan salah satu komitmen Kapolda Metro Jaya untuk menjadikan Polda Metro Jaya sebagai contoh dan pelopor inovasi untuk kepentingan masyarakat dan institusi Polri dalam menghadapi  tantangan global menuju revolusi industri 5.0.

“SIGAP” sendiri merupakan akronim dari Siswa Gadik Pengasuh yang merupakan aplikasi berbasis android atau IOS . Aplikasi ini diharapkan  juga menjadi sebuah wadah interaksi antara siswa, gadik, dan pengasuh dalam proses belajar mengajar sehingga mampu menghasilkan pembelajaran yang lebih berkualitas.

Selain itu, aplikasi “SIGAP” ini juga memiliki fungsi evaluasi dimana mampu mengukur serta memacu kinerja siswa, gadik dan pengasuh secara efektif dan efisien.  Aplikasi ini dibangun sebagai upaya problem solving atas permasalahan dalam proses belajar dan mengajar terhadap siswa pendidikan pembentukan Bintara Polri di SPN Polda Metro Jaya. (gin)



Apa Pendapatmu?