Alexa Metrics

Tanpa Masker, 60 Warga Diganjar Push Up

Tanpa Masker, 60 Warga Diganjar Push Up Ilustrasi: Sejumlah warga menggunakan rompi merah yang menandakan telah melakukan pelanggaran ketertiban protokol kesehatan untuk mencegah wabah COVID-19 di Pekanbaru, Riau, Selasa (11/8). (Foto: ANTARA)

indopos.co.id -Pelanggar protokol kesehatan Covid-19 menuai ganjaran. Sebanyak 60 warga Kota Pekanbaru, Provinsi Riau menjalani sanksi denda Rp250 ribu hingga Rp1 juta atau kerja sosial. Warga tertangkap basah tidak memakai masker saat razia gabungan.

Pelanggar menjalani sanksi itu, dite- mukan tim pada dua titik razia. Yaitu di depan Sukaramai Trade Centre (STC) dan seberang Hotel Ratu Mayang Garden Jalan Jenderal Sudirman.

”Razia untuk menegakkan Peraturan Wali Kota Pekanbaru Nomor 130 tahun 2020 Tentang Perilaku Hidup Haru,” tutur Plt Kepala Satpol PP Kota Pekanbaru Burhan Gurning, Selasa (11/8).

Selain itu, razia juga dilakukan di depan STC. Di mana, ada 37 warga dikenai sanksi. Dengan rincian 28 warga dikenai sanksi sosial dan sembilan warga sanksi denda. Sedang di seberang Hotel Ratu Mayang Garden ada 23 warga diberi sanksi, yakni 20 warga sanksi sosial dan tiga warga sanksi denda.

”Harapan kita warga semakin paham pentingnya masker, dan penerapan sanksi ini adalah agar sama-sama di- siplin merujuk saat PSBB kasus positif Covid-19 mencapai 80 orang. Saat ini, sudah hampir 200 lebih terkena sanksi,” ucapnya.

Sanksi kerja sosial, seperti menyapu jalan, push up atau pembayaran denda Rp250 ribu hingga Rp1 juta. Sebelum diberi sanksi pengendara tanpa masker, wajib mengenakan rompi berwarna oranye. Di bagian belakang rompi tertulis ”Pelanggar Perwako No.130 tahun 2020 Tentang Perilaku Hidup Haru”.

Selanjutnya, pelanggar melapor pada petugas siaga di meja tim penegak Per- wako. Razia protokol kesehatan, untuk menegakkan Perwako 130 itu, dalam pencegahan dan pengendalian Covid-19, dan digelar di depan purna MTQ.

Sanksi denda terkumpul akan dimasukkan ke kas daerah. Sedang tim gabungan turut dalam razia itu, dari Polresta, Kodim, Satpol PP, BPBD, Dishub, Damkar, Dinkes, Diskominfo, dan Humas Pemkot Pekanbaru. (ant)



Apa Pendapatmu?