Alexa Metrics

Tanpa Beban, Atalanta Siap Ladeni PSG di Delapan Besar Liga Champions

Tanpa Beban, Atalanta Siap Ladeni PSG di Delapan Besar Liga Champions Papu Gomez

indopos.co.id – Atalanta benar-benar menikmati tiket tampil Delapan Besar Liga Champions di Estadio da Sport Lisbon, Portugal melawan Paris Saint Germain, Kamis (13/8) pukul 2.00 dini hari nanti. Tim ini cuek dan santai. Menang dan kalah itu soal biasa. Kemenangan tentu akan membuat mereka gembira. Kalah pun tak jadi soal. Itu bagian dari permainan. Melesat ke tataran sekarang adalah sebuah prestasi sensasional.

Pelatih Atalanta Gian Piero Gasperini sudah memanggil 26 pemain. Mereka sudah terbang ke Portugal, kemarin, termasuk kiper Gollini. Padahal, dia absen setidaknya dua bulan karena cedera ligamen lutut. Klub tetap memberinya kesempatan untuk melihat langsung dan memberikannya pengalaman.  Karena itu, dia ada di skuad, meski dia tidak bisa bermain di Lisbon, jadi Marco Sportiello akan menjaga gawang. Ilicic adalah satu-satunya yang absen, karena dia masih di Slovenia untuk urusan pribadi.

Coba Anda simak skuad Atalanta untuk Liga Champions ini. Praktis semuanya adalah nama tak dikenal. Mereka bukan siapa-siapa. Mereka adalah sebuah tim. Dan, tim itu adalah Atalanta. Dari 26 pemain yang dibawa, 23 orang boleh masuk list. Beda dari tahun-tahun sebelumnya yang hanya 18. Pandemi mengubah segala-galanya, termasuk rancangan line up pemain yang bertanding.

Inilah ke-26 pemain itu: Raoul Bellanova, Mattia Caldara, Timothy Castagne, Ebrima Colley, Alessandro Cortinovis, Lennart Czyborra, Jacopo Da Riva, Marten de Roon, Berat Djimsiti, Remo Freuler, Ludovico Gelmi, Alejandro Gomez, Robin Gosens, Rodrigo Gomez, Hans Hateboer, Ruslan Malinovskyi, Luis Muriel, Caleb Okoli, Jose Luis Palomino, Mario Pasalic, Roberto Piccoli, Francesco Rossi, Marco Sportiello, Bosko Sutalo, Rafael Toloi, Duvan Zapata.

Di tempat terpisah, pelatih tim Crazy Rich Paris Saint Germain Thomas Tuchel mengapresiasi setinggi langit performa lawan. Atalanta, kata Tuchel, adalah tim yang unik. Ada satu pemainnya yang dibiarkan seperti harimau. Dialah Papu Gomez. Pemain ini selalu bebas berkeliaran.  “Bertahan dengan baik akan menjadi sangat penting melawan Atalanta,” ucap Tuchel kepada beIN Sports, Selasa (11/8).

Tuchel belakangan jadi buah bibir. Pekan lalu, dia cedera parah. Tulang metatarsalnya patah. Saat memimpin latihan tim di Faro, Portugal, kemarin, misalnya, ia harus naik mobil golf.  Atalanta, katanya, punya gaya main yang sangat unik. Mereka menyerang dengan semua pemain. Mereka bergerak maju sepanjang waktu dan menekan laannya di mana-mana. Nomor 10 mereka, Gomez, selalu bebas berkeliaran.

Dia mencoba menggabungkan dengan pemain lain di ruang kecil. “Mereka suka bermain di kedua sisi dengan pemain sayap yang sangat menyerang, mereka memberikan umpan silang, tetapi juga dapat melakukan tembakan dari jarak jauh.

‘’Oleh karena itu, PSG harus sangat fokus dalam pertahanan. Kami mencoba untuk tidak kebobolan. Tapi kami tahu, akan sangat sulit menjaga clean sheet melawan tim seperti Atalanta,’’ kata Tuchel, pelatih berkebangsaan Jerman.

Tuchel benar. Sekalipun nama pemainnya praktis tidak dikenal, pasukan Gian Piero Gasperini ini mencetak 98 gol dalam 38 putaran Serie A. Mereka absen mencetak gol hanya dalam dua pertandingan saja sepanjang musim. Mereka mencetak gol di semua pertandingan , kecuali pertandingan Liga Champions pertama mereka, mencetak 16 gol dalam tujuh pertandingan, termasuk empat pertandingan kandang dan tandang dengan Valencia di Babak 16 Besar.

“Keylor Navas bisa jadi kuncinya. Sebab, dia selalu tenang dan punya banyak pengalaman di kompetisi ini. Dia bisa terus berbicara dengan para pemain dan menenangnkan mereka. Itu salah salah tugas ekstra dia,” tambah Tuchel soal sang penjaga gawangnya yang memenangkan tiga kali Liga Champions bersama Madrid.

Tuchel memang harus benar-benar putar otak. Ia datang dengan tim yang tidak sempurna.  Sudah Marco Verratti dan Angel Di Maria absen, kondisi Kylian Mbappé juga diragukan.  Di Maria kena akumulasi kartu. Verratti cedera dan Mbappé mungkin paling bugar untuk mendapat tempat di bangku cadangan setelah pergelangan kakinya terkilir pada 24 Juli melawan Saint-Etienne.

Menurut laporan terbaru di Prancis, Tuchel siap menyesuaikan formasi 4-4-2 menjadi 4-3-3. Untuk itu, ia meminta Ander Herrera berlatih serius karena akan menjadi bagian dari starting XI. Ia menggantikan Verratti di lini tengah dan harus bekerja sama dengan Marquinhos dan Idrissa Gueye.

Alternatif dari gaya Herrera yang lebih tangguh dan bekerja keras adalah Leandro Paredes, yang memberikan lebih banyak teknik, tetapi bisa dikalahkan oleh lini tengah Atalanta. Ada juga teori yang dikemukakan oleh Paris bahwa lini tengah Marquinhos-Herrera-Paredes akan meninggalkan Gueye, tetapi ada juga potensi untuk memindahkan Marquinhos ke slot bek tengah menggantikan Tiago Silva, meninggalkan lini tengah ke Paredes, Gueye,  dan Herrera.

Kekhawatiran yang harus dihadapi PSG saat bermain Atalanta adalah lebar. Sebab, formasi 3-5-2 Gian Piero Gasperini, atau 3-4-1-2 tergantung pada peran Papu Gomez hari itu, sangat menekan dengan Robin Gosens dan Hans Hateboer  yang juga agresif. (*)



Apa Pendapatmu?