Alexa Metrics

Proliga Harapkan Bantuan Gugus Tugas, Kompetisi Lain Jadi Acuan

Proliga Harapkan Bantuan Gugus Tugas, Kompetisi Lain Jadi Acuan

indopos.co.id – Direktur Proliga, Hanny S Sukarty, mengungkapkan harapannya akan bantuan dari Gugus Tugas COVID-19. Hal itu setelah liga sepak bola, Liga 1 2020, mendapatkan bantuan.

Proliga menghentikan musim 2020 akibat pandemi virus corona. Keputusan tersebut diambil oleh PBVSI pada Maret silam setelah BNPB mengeluarkan surat edaran.

Kini, Proliga sudah merencanakan untuk melanjutkan kompetisi langsung pada musim 2021. Artinya, tidak ada turnamen sepanjang 2020.

Menjelang musim anyar digulirkan, Proliga berharap bisa mendapatkan bantuan dari Gugus Tugas COVID-19. Hanny mengungkapkan, apalagi hal itu karena melakukan tes swab tidak murah.

“Kami berharap ada bantuan dari Gugus Tugas. Kalau tes swab itu lumayan mahal kan. Kami kurang lebih butuh sekitar antara 400 sampai 500 tes swab,” kata Hanny saat dihubungi, kemarin.

“Itu untuk satu pertandingan untuk seluruh pemain, ofisial, petugas lapangan, wasit. Itu pun tanpa penonton. Semoga beberapa bulan ke depan sudah ada tes swab yang lebih murah dan cepat,” ungkapnya.

“Saya baca di referensi, di luar negeri sedang dikembangkan tes swab yang relatif cepat. Hanya 20 menit sudah ketahuan. Itu mempermudah. Mudah-mudahan beberapa bulan ke depan ada perkembangan,” lanjutnya.

Rencananya Proliga 2021 akan digelar terpusat di Padepokan Voli, Sentul, Bogor. Nantinya ajang tersebut berpeluang besar digelar tanpa penonton.

Hanny S Sukarty, menambahkan  keputusan menggelar kompetisi pada 31 Januari sudah mendapat restu dari klub. Hanny mengatakan Proliga akan menjadikan kompetisi lain sebagai acuan.

Proliga sempat menghentikan kompetisi 2020 akibat pandemi virus corona. Kini, kompetisi voli tertinggi di Indonesia itu menyongsong harapan menggelar musim 2021.

Menurut Hanny, Proliga baru akan menjalin komunikasi dengan Kemenpora ketika kompetisi akan berlangsung. Mereka mengaku masih ingin melihat situasi terlebih dulu.

“Proliga akan mulai 31 Januari. Mengenai komunikasi dengan Kemenpora, belum ada. Baru internal. Kami mau komunikasinya .sekitar 2 atau tiga bulan sebelum mulai,” ujar Hanny.

“Karena sekarang kan virus corona masih perkembangan. Kalau sekarang Proliga masih jauh. Nanti kami lihat perkembangannya. Kami mau lihat juga olahraga lain yang mau mulai kompetisi.”

“Dari situ bisa lihat kekurangan atau apa yang harus diperbaiki. Jadi bisa menjadi acuan juga. Klub sudah oke dengan jadwal,” Hanny menambahkan.

Adapun klub Proliga yang akan mengikuti kompetisi tersebut adalah akarta Pertamina energi, Jakarta BNI, 46, Bandung Bank bjb Pakuan, Gresik Petrokimia, Surabaya Bhayangkara Samator, Palembang Bank Sumselbabel, dan Lamongan Sadang MHS. (bam)



Apa Pendapatmu?