Alexa Metrics

RKIH Sebar 1.000 Gerobak Ayam Geprek

RKIH Sebar 1.000 Gerobak Ayam Geprek rikh

indopos.co.id – Pandemi penyebaran virus corona atau Covid-19 kini semakin mengkhawatirkan. Sebab, menyebabkan perekonomian masyarakat semakin lesu. Banyak pula masyarakat yang terkena PHK di masa sulit seperti sekarang.

Didasari hal tersebut, Rumah Kreatif Indonesia Hebat (RKIH) menyebar 1.000 gerobak kepada masyarakat kecil yang terdaftar sebagai anggota.

“Memang pandemi Covid-19 saat ini mengganggu perekonomian masyarakat, itu fakta, tapi memang tak sampai resesi. Oleh sebab itu masyarakat mau enggak mau harus bergerak dengan tetap menerapkan protokol kesehatan,” pungkas Ketua Umum RKIH Kris Budihardjo di Pulogadung, Jakarta Timur, Jumat (14/8/2020).

Terdapat beberapa usaha yang ditawarkan kepada masyarakat, seperti usaha gerobak ayam geprek dan frozen food. Masyarakat bisa menjalankan usaha tsrsebut dengan hanya membayar angsuran Rp 20.000 per hari.

“Karena ini bisnis, jadi sistemnya kami pinjamkan alat beserta gerobaknya. Bisa diangsur Rp 20.000 per hari. Mengenai berapa lama mereka harus mengangsur, nanti kami estimasi lagi,” tambahnya.

Pihaknya akan menyebar gerobak tersebut ke wilayah Jabodetabek dan telah merencanakan untuk memberikannya juga ke wilayah lain.

Gerobak dan gerobok yang diberikan difasilitasi sejumlah fasilitas modern, seperti pengadaan WiFi dan alat pembayaran secara elektronik.

Pelaku Usaha, Ocha Jameela selaku pihak yang mendanai gerobak mengatakan bahwa dirinya sangat mengapresiasi kerjasama yang dilakukan bersama RKIH.

“Mencari uang saat tidak pandemi saja sudah sulit, apalagi saat Covid-19. Kerjasama ini saya harap bisa membantu perekonomian masyarakat yang terdaftar sebagai peserta,” tutur Ocha.

Sementara itu, seorang ibu rumah tangga bernama Rosimah berharap agar bantuan yang diberikan bisa mengangkat perekonomian keluarganya di saat pandemi Covid-19.

“Program ini bagus ya. Insya Allah saya bisa mengangsur karena cicilannya murah, hanya Rp 20.000. Semoga bisa membantu perekonomian saya,” tutur Rosimah. (mdo)



Apa Pendapatmu?