Alexa Metrics

PKK, Ponpes dan KNPI Dukung “Gebrak Masker” di Kuningan

PKK, Ponpes dan KNPI Dukung “Gebrak Masker” di Kuningan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian didampingi Bupati Kuningan Acep Purnama bersama Pimpinan Pondok Pesantren, di sela Launching Gerakan Sejuta Masker Kabupaten Kuningan di Pendopo Kabupaten Kuningan, Sabtu (15/8/2020).

indopos.co.id – Launching Gerakan Sejuta Masker di Kabupaten Kuningan mendapat dukungan dari berbagai kalangan. Acara yang dihadiri oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, serta jajaran Direktur Jenderal Kemendagri mendapat sambutan baik dari Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), Pondok Pesantren dan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) yang menyatakan mendukung dan ikut dalam Gerakan Bersama Bagi Masker (Gebrak Masker) di Kabupaten Kuningan.

Dalam arahannya, Mendagri mengapresiasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kuningan yang telah melaksanakan Instruksi Presiden Joko Widodo, agar semua kepala daerah menggencarkan kampanye pemakaian masker selama dua minggu ke depan.

“Saya juga meminta agar seluruh kepala daerah untuk melaksanakan perintah Presiden untuk melakukan Gerakan Bagi Masker secara masif kepada masyarakat karena memang pemakaian masker yg benar dapat menurunkan risiko terpapar COVID-19 secara signifikan,” ujar Tito.

Ketua TP PKK Kabupaten Kuningan, Ika Acep Purnama mengatakan, pihaknyan bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan akan semakin gencar lagi membagikan masker kepada masyarakat.

“Alhamdulillah hari ini kedatangan jajaran pimpinan Kemendagri, itu memberikan semangat dan kami apresiasi yang setinggi-tingginya. Mudah-mudahan kegiatan kami terus semangat di tengah Pandemi COVID-19,” ujarnya.

Dia mengapresiasi kehadiran pemerintah pusat ke Kabupaten Kuningan. Karena selain menambah semangat, juga membagi ilmu cara menyosialisasikan masker kepada masyarakat

“Saya mengapresiasi yang setinggi-tingginya dan hari ini saya mendapatkan ilmu bagaimana cara saya untuk membagikan masker di tengah-tengah masyarakat,” ujar Ika.

Apalagi tadi juga dihadirkan Ahli Virologi yang begitu gamblang. “Penjelasannya dan makin meyakinkan kami bahwa memakai masker adalah cara sederhana untuk mencegah penularan COVID-19.” ujarnya.

Sementara, pengurus Pondok Pesantren Al-Amin mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat, provinsi maupun Pemkab Kuningan yang telah memberikan motivasi kepada masyarakat terutama yang ditandai dengan adanya gerakan pemberian jutaan masker ini.

“Gerakan ini memberikan ghiroh kepada santri untuk senantiasa menjaga kesehatan. Walaupun kegiatan belajar mengajar sekarang sudah dimulai namun kita tentunya melalui gerakan jutaan masker ini akan kami bagikan kepada santri, supaya santri tetap menjaga kesehatan melalui memakai masker yang diberikan oleh pemerintah pada kesempatan kali ini,” tuturnya.

Sedangkan, Pengurus Cabang (PC) Nahdlatul Ulama (NU) K.H. Abdi Syamsu Fatah, berpesan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Kuningan untuk tetap konsisten menjaga kesehatan dengan memperhatikan protokol kesehatan kaitan dengan pencegahan COVID-19.

“Karena wabah COVID-19 ini masih melanda dunia dan kita semua harus kompak kerjasama secara sinergis dengan pemerintah pusat, provinsi dan daerah. Kemudian, Sebagai suatu bangsa harus tetap bersatu tidak mudah terprovokasi dengan isu-isu yang tidak jelas,” jelasnya.

Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) II Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Kuningan Masruri menyampaikan, gerakan membagikan jutaan masker ini dapat efektif mencegah penyebaran COVID-19.

Dia mengatakan, dengan kehadiran Mendagri merupakan bentuk support yang luar biasa terutama bagi daerah khususnya di Kabupaten Kuningan.

“Mudah-mudahan dengan support dari pemerintah pusat ini juga menjadi motivasi kita bersama di dalamnya termasuk elemen masyarakat terutama elemen kepemudaan. KNPI akan terus mendukung dan juga turut serta dalam mencegah penyebaran COVID-19 di Kabupaten Kuningan,” tuturnya.(mdo)



Apa Pendapatmu?