Alexa Metrics

Kami Selesaikan 2022

Kami Selesaikan 2022 Anang Latif

Bagaimana kondisi riil sinyal telekomunikasi di seluruh Indonesia?

Saat ini terdapat 7.904 desa/kelurahan di Indonesia yang belum terjangkau layanan 4G. Sebanyak 65 persen dari jumlah itu, berada di wilayah Papua dan Papua Barat.

Rencana pembangunan jangka panjang?

Kami ada skema membangun layanan 4G di 7.904 desa/kelurahan di wilayah 3T. Tahun 2020, kami membangun layanan internet 4G di 639 desa atau kelurahan. Karena anggaran di tahun ini waktunya terlalu sempit sehingga jumlah yang ditargetkan kurang dari 700 desa.

Selanjutnya?

Pada tahun kedua atau tahun 2021, Kami berencana membangun 4.200 desa atau kelurahan. Kemudian di tahun 2022, kami lanjutkan pembangunan sebanyak 3.065 desa atau kelurahan. ‘Jadi selama tiga tahun, kami akan menyelesaikan persoalan 7.904 desa atau kelurahan di wilayah 3T yang menjadi tanggung jawab pemerintah, kami coba selesaikan.

Pendanaan dari mana Pak?

Pembangunan di 7.904 desa atau kelurahan itu akan menggunakan dana yang berasal dari APBN. Saat ini kami cukup intensif dalam bulan-bulan ini membicarakan dengan kementerian keuangan.

Pendanaa dari pihak lain ada Pak?

Untuk pembangunan ini, terus terang kami tidak bisa lagi mengandalkan dana dari USO. Karena USO katakanlah sudah habis ya untuk membangun Palapa Ring selama 15 tahun dan hadirnya juga satelit broadband selama 15 tahun.

Bagaimana dengan rencana peluncuran satelit Pak?

Karena pandemi COVID-19 berdampak pada molornya peluncuran Satelit Republik Indonesia (Satria). Satelit ini diproyeksikan menyebarkan akses internet di wilayah pelosok Indonesia. Untuk peluncuran perkiraan di pertengahan atau paling lambat bulan Oktober 2023. Mundur, iya, karena praktis COVID-19 semua. Jadi, ya sudahlah.

Seperti apa kemampuan Satelit Satria?

Satelit Satria akan berperan dalam melayani akses internet dengan kapasitas 150 Gbps di 149.400 lokasi, terdiri dari 93.900 sektor pendidikan (SD, SMP, SMA), 47.900 pemerintahan (kelurahan, kecamatan), 3.900 pertahanan & keamanan (polres, polres, TNI AD-AU-AL), dan 3.700 kesehatan (puskesmas). (*)



Apa Pendapatmu?