Alexa Metrics

BPJAMSOSTEK Pulo Gebang Serahkan Santunan JKM Rp74 Juta kepada Ahli Waris Anggota Posyandu Lansia

BPJAMSOSTEK Pulo Gebang Serahkan Santunan JKM Rp74 Juta kepada Ahli Waris Anggota Posyandu Lansia MANFAAT-Penyerahan santunan Jaminan Kematian (JKM) kepada keluarga Almarhum Sentot Setiadi, 57, di Ruang serba guna RT 13 / RW 03, Klender, Jakarta Timur.FOTO:IST

indopos.co.id – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) Kantor Cabang Jakarta Pulo Gebang bersama Ketua RT 13 / RW 03 Kelurahan Klender Jakarta Timur secara simbolik menyerahkan santunan Jaminan Kematian (JKM) kepada keluarga Almarhum Sentot Setiadi, 57, di Ruang serba guna RT 13 / RW 03, Klender, Jakarta Timur.

Almarhum Sentot mendapat klaim Jaminan Kematian sebesar Rp74 juta yang didapat dari dua jenis kepesertaan.

Yakni kepesertaan Penerima Upah (PU) dari anggota posyandu lansia dan Kepesertaan Bukan Penerima Upah (BPU) terdaftar sebagai pedagang klontong di rumah almarhum. Almarhum meninggal dunia karena sakit asam lambung yang diderita. ”Almarhum Sentot Setiadi sudah menjadi peserta BPJAMSOSTEK sejak Januari 2017 untuk kepesertaan Penerima Upah (PU) dan Bukan Penerima Upah (BPU) November 2019,” ungkap Pejabat Pengganti Sementara (PPs) Kepala Kantor Cabang (Kakacab) BPJAMSOSTEK Jakarta Pulo Gebang Erizal Feri, di Jakarta Timur, Selasa (18/8/2020). Feri juga mengapresiasi ketua RT 013 yang mendaftarkan seluruh perangkat RT nya menjadi peserta BPJAMSOSTEK serta tertib dalam membayarkan iuran.

Besarnya santunan JKM trsebut dengan rincian Rp42 juta pada posyandu lansia dan Rp32 juta pada pedagang klontong karena bantuan biaya pemakanan hanya dibayarkan satu kali yakni yang terdaftar pada posyandu lansia. Penyerahan santunan Jaminan Kematian tersebut diserahkan oleh Kepala Bidang Kepesertaan BPJAMSOSTEK Jakarta Pulo Gebang M. Dahlan Siregar yang didampingi oleh Lenni selaku Petugas Administrasi Pemasaran yang diterima langsung oleh istri almarhum Nri Hati, 53.

”Semoga santunan yang ditinggalkan almarhum dapat berguna untuk biaya keberlangsungan hidup keluarga yang ditinggalkan apalagi almarhum kini hanya hidup berdua sama Bu Nri Hati,” ungkap Dahlan. Sementara itu Nri mengapresiasi BPJAMSOSTEK atas santunan yang diberikan. Dirinya tidak menyangka akan dapat santunan sebanyak itu dari BPJAMSOSTEK.

”Santunan yang didapat ini akan saya gunakan sebaik-baiknya dan sangat membantu untuk biaya kerberlangsungan hidup,” kata Nri Hati. Eka widianingsih selaku ketua RT 013 yang ikut menghadari penyerahan santunan tersebut berpesan untuk BPJAMSOSTEK ke depannya supaya makin merangkul dan memperluas sosialisasi program BPJAMSOSTEK.(dni/mdo)



Apa Pendapatmu?