Alexa Metrics

IHSG Ditutup Menguat Seiring Surplusnya Neraca Perdagangan Juli

IHSG Ditutup Menguat Seiring Surplusnya Neraca Perdagangan Juli Ilustrasi pergerakan saham di BEI, Jakarta. Foto; Suhartono/INDOPOS

indopos.co.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (18/8/2020), menghijau seiring surplusnya neraca perdagangan Indonesia pada Juli 2020.

IHSG ditutup menguat 47,48 poin atau 0,9 persen ke posisi 5.295,17. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 bergerak naik 11,8 poin atau 1,43 persen menjadi 839,02.

Analis Bina Artha Sekuritas M Nafan Aji Gusta Utama di Jakarta, Selasa, mengatakan, pelaku pasar mengapresiasi kinerja neraca transaksi berjalan pada kuartal II 2020 yang hanya mengalami defisit 2,9 miliar dolar AS dibandingkan kuartal sebelumnya 3,7 miliar dolar AS.

“Market juga mengapresiasi kinerja neraca perdagangan Indonesia per Juli yang mengalami peningkatan surplus menjadi 3,26 miliar dolar AS dari surplus 1,25 miliar dolar AS pada perilisan bulan sebelumnya,” ujar Nafan.

Dibuka menguat, IHSG nyaman berada di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.

Secara sektoral, sembilan sektor meningkat dengan sektor keuangan naik paling tinggi yaitu 1,36 persen, diikuti sektor properti dan sektor pertambangan masing-masing 1,22 persen dan 0,95 persen. Sedangkan satu sektor terkoreksi yaitu sektor pertanian yaitu minus 0,22 persen.

Penutupan IHSG sendiri diiringi aksi beli saham oleh investor asing yang ditunjukkan dengan jumlah beli bersih asing atau net foreign buy sebesar Rp128,7 miliar.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 720.810 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 11,87 miliar lembar saham senilai Rp10,21 triliun. Sebanyak 237 saham naik, 188 saham menurun, dan 149 saham tidak bergerak nilainya.

Sementara itu bursa saham regional Asia sore ini antara lain Indeks Nikkei melemah 56,66 poin atau 0,25 persen ke 23.040,09, Indeks Hang Seng naik 20,04 poin atau 0,08 persen ke 25.367,38, dan Indeks Straits Times melemah 9,39 atau 0,37 ke 2.562,16.(ant/rmn)



Apa Pendapatmu?