Dorong Minat Siswa Belajar Matematika, Eduversal Gelar EMC Online

indopos.co.id – Hasil Programme for International Student Assessment (PISA) yang dirilis akhir 2019 lalu, kemampuan anak-anak Indonesia di tiga bidang yakni literasi, Sains, dan Matematika masih di bawah rata-rata kemampuan negara-negara The Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD). Tahun lalu Indonesia berada di peringkat enam terbawah dari 78 negara OECD peserta PISA.

Pernyataan tersebut di atas diungkapkan Project Manager Eduversal Mathematics Competition (EMC) 2020 Ade Kiki Ruswandi saat memberikan keterangan saat pembukaan gelar EMC secara virtual di Jakarta, Selasa (18/8/2020).

Baca Juga :

Bank DKI Sabet Tiga Penghargaan

Menurut Kiki, EMC kembali digelar oleh PT Edukasi Universal Indonesia (Eduversal) secara daring (online). Peserta bisa mendaftar kompetensi matematika berskala nasional secara daring mulai hari ini (18/8/2020). “Kenapa kami lakukan daring? Ini bisa menjadi akses belajar matematika untuk seluruh siswa se-Indonesia. Karena selama ini akses pendidikan masih minim,” katanya.

Ia menjelaskan, literasi matematika bukan sekedar menghitung saja. Tetapi bagaimana siswa bisa mengimplementasikan matematika tersebut dalam kehidupan sehari-hari. “Kondisi ini kemudian memotivasi kami untuk menggelar EMC,” katanya.

Baca Juga :

BUMN Berkomitmen Bantu UMKM

Kiki menegaskan, melalui kompetisi EMC tersebut bisa membantu meningkatkan partisipasi anak Indonesia terhadap matematika. Selain itu, bisa menjadi wadah bagi siswa yang memiliki kemampuan di atas rata-rata.

“Biasanya mereka (anak-anak dengan kemampuan di atas rata-rata) suka tantangan, jadi EMC bisa menjawab itu. Kami juga ingin mengajak masyarakat untuk berpikir, bahwa kemampuan matematika harus digali bukan potensi yang dibawa sejak lahir,” katanya.

Baca Juga :

Dia menjelaskan, pelaksanaan EMC bakal dilakukan secara online. Mulai dari pendaftaran, pembayaran hingga kompetisi. Tentu, hal ini berbeda bila dibandingkan pada pelaksanaan EMC tahun lalu. “Tahun lalu babak penyisihan digelar online, di tahap 50 terbaik baru dilakukan offline,” bebernya.

Pada akhir sesi pengerjaan soal, masih ujar Kiki, peserta akan diberikan rapor atau sistem pelaporan hasil kompetisi. Hal ini penting, menurutnya, bisa menjadi bahan evaluasi dan perbaikan bagi setiap peserta. “Kalau mereka tahu bab mana saja yang tidak bisa dikerjakan, ini bisa menjadi evaluasi peserta,” ujarnya.

Lebih jauh Kiki mengungkapkan, kompetisi EMC akan berlangsung pada 14 November 2020 mendatang. Dan pengumuman para pemenang akan dilakukan pada 21 November 2020. Sementara pemberian penghargaan bagi para pemenang dilakukan pada Februari 2020.

“Tahun ini, pendaftaran EMC dapat diakses melalui situs https://edumath.id/.,” katanya.

Perlu diketahui, pelaksanaan kompetisi EMC dilakukan setiap tahun oleh Eduversal. Ajang kompetisi matematika nasional secara online ini dirancang untuk menarik minat belajar siswa terhadap mata pelajaran matematika. Pada 2019 lalu, Eduversal telah berhasil menyelenggarakan EMC perdana dengan jumlah pendaftar mencapai lebih dari 3.200 siswa dari seluruh Indonesia.

Adapun peserta yang menjadi juara berjumlah 28 siswa dari setiap kategori (kelas 5-11) dengan total hadiah yang dilombakan mencapai Rp129 juta. Demikian pula pada kompetisi EMC tahun ini, peserta bisa mendapatkan total hadiah Rp78 juta. (mdo)

 

Komentar

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.