Alexa Metrics

DPR Nilai Arahan Presiden ke TP PKK untuk Bagikan Masker Sudah Tepat

DPR Nilai Arahan Presiden ke TP PKK untuk Bagikan Masker Sudah Tepat Ketua Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Pusat Tri Tito Karnavian dan Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional IKAPTL (Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan) Akmal Malik saat launching virtual Gebrak Masker.

indopos.co.id – Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia, Hugua mengatakan, arahan Presiden Joko Widodo kepada Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) untuk menyosialisasika dan membagikan masker sudah tepat.

“Saya kira, Presiden memberi arahan kepada PKK itu yang paling pas,” ujar Hugua saat dihubungi melalui telepon, Selasa (18/8/2020).

Bukan tanpa alasan mengapa pemerintah pada akhirnya menurunkan ibu-ibu sebagai strategi sosialisasi. Karena ketika masker ini dimasifkan dan pendekatannya harus dimulai dari dalam rumah tangga.

“Dia menyentuh langsung kepada pelaku budaya, itu adalah ibu. Dan ketika sosialisasi dan pembagian masker ini masif lewat posyandu (pos pelayanan terpadu), itu sudah betul sekali,” tegasnya.

Kehadiran ibu-ibu PKK mampu menjadi bagian yang sangat strategis dalam upaya sosialisasi penggunaan masker selama pandemi. Menurutnya, PKK diperankan oleh ibu-ibu, mulai dari pusat hingga kader-kader tingkat Rukun Tangga (RT).

“Begitu ibu kepala desa, ibu camat, ibu bupati, ibu RT dan semuanya terlibat, maka proses edukasinya masuk ke dalam rumah tangga. Jadi sistem ini sangat tepat,” jelasnya.

Kemudian, dalam menggulirkan arahan Presiden Joko Widodo, Ketua TP PKK Pusat Tri Tito Karnavian juga melepas Gebrak Masker bersama seluruh kader se-Indonesia. Ini juga didukung oleh Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) melalui Kegiatan Kampanye Hidup Sehat melalui Budaya Memakai Masker “Gebrak Masker”.

Dia menilai, dengan adanya kerja sama tersebut dapat lebih maksimal dalam mengampanyekan pentingnya memakai masker. “Strategi kolaborasi antara PKK dengan IKAPTK dalam menyosialisasikan masker itu menjadi penting dan saling melengkapi,” imbuhnya.

Dia menegaskan, agar Gebrak Masker ini benar-benar dapat berjalan baik, intinya adalah edukasi kepada masyarakat dan pemilihan kader PKK sebagai sosok ibu yang menjalankannya merupakan langkah yang tepat.

“Sistem dan nilai-nilainya itu soal pendidikan dan dipimpin oleh ibu-ibu kepala desa dan ibu-ibu di wilayah situ. Jadi kalau edukasinya masuk lewat situ, gerakan masker itu bisa maksimal,” tandasnya.

Sebelumnya Ketua TP PKK Pusat Tri Tito Karnavian telah meresmikan kegiatan PKK Gebrak Masker di Indramayu sebanyak 2 juta masker, Jawa Timur 26 juta masker, Depok 2 Juta masker, Kuningan 1 juta masker dan Sulawesi Utara.(mdo)



Apa Pendapatmu?