Alexa Metrics

Hari Ini Hujan Lebat Berpotensi Terjadi di Sejumlah Wilayah Indonesia

Hari Ini Hujan Lebat Berpotensi Terjadi di Sejumlah Wilayah Indonesia Ilustras. Foto: Antara/Muhammad Adimaja/pd.

indopos.co.id – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan lebat terjadi di sejumlah wilayah Indonesia pada Sabtu (22/8/2020). Yakni di wilayah Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Bangka Belitung, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Maluku, Papua Barat dan Papua.

BMKG juga menjelaskan, hujan badai berpotensi terjadi di wilayah Sumatera Utara, Sumatera Barat, Bengkulu, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan dan Sulawesi Tengah.

BMKG mengatakan adanya potensi angin kencang di Aceh, Banten, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur dan Kalimantan Selatan.

BMKG juga memberikan peringatan adanya potensi gelombang tinggi di sejumlah area perairan di Nusantara.

Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto menjelaskan, faktor astronomis Perigee (Bulan berada dititik terdekat dengan Bumi) pada 21 Agustus 2020 memberikan pengaruh dalam peningkatan ketinggian muka air laut di wilayah Indonesia.

Selain dari faktor astronomis tersebut, terdapat faktor meteorologis berupa potensi gelombang tinggi yang diprakirakan terjadi mencapai  2.0 hingga 2,5 meter di Laut Jawa dan Perairan utara Jawa. Yang dibangkitkan oleh embusan angin Timuran (musim kemarau) yang persisten mencapai kecepatan hingga 20 knot (37 Km/Jam) ikut berperan terhadap peningkatan kenaikan tinggi muka air laut.

“Kombinasi dari kedua faktor ini dapat menyebabkan Banjir Pesisir pada periode 21 sampai 23 Agustus 2020 di wilayah utara Jawa,” jelasnya dalam keterangan tertulisnya.

Perlu diwaspadai Kecenderungan peningkatan gelombang signifikan pada tanggal 24 sampai 26 Agustus 2020 yang berkisar 2,5 hingga 4,0 meter di Perairan barat Sumatra, Laut Jawa, Laut flores, Selat Makassar bagian selatan, Perairan timur Sulawesi tengggara, Samudra Hindia barat Sumatra hingga selatan Nusa tenggara, Laut Banda dan Laut Arafuru

“Masyarakat terutama yang bermata pencaharian dan beraktivitas di pesisir atau pelabuhan diharapkan meningkatkan kewaspadaan dan upaya mitigasi terhadap potensi bencana “Rob” dan gelombang tinggi terutama untuk daerah-daerah pantai berelevasi rendah seperti Pesisir utara Jakarta, Pekalongan, Semarang, Demak, hingga pantura Jawa Timur,” pungkasnya.(dai)



Apa Pendapatmu?