Alexa Metrics

Mengintip Aktivitas Muhammad Rafly Abidin di Tengah Pandemi

Mengintip Aktivitas Muhammad Rafly Abidin di Tengah Pandemi

indopos.co.id – Pandemi COVID-19 tak membuat semangat warga DKI Jakarta patah. Meski ada seb agian yang takut tak bisa menjalankan usahanya. Namun, masih banyak yang tetap semangat merintis karir hingga menebarkan semangat.

Muhammad Rafly Abidin atau yang akrab dikenal dengan panggilan Rafly Abidin, yang merupakan leader, vocalist, serta Bassist Band The Banery. Kemampuannya sebagai seorang musisi, tentunya tak bisa diragukan lagi. Namun, ketika pandemi COVID-19 melanda dunia, semuanya terkena dampaknya. Industri musik terpuruk, event pun tak bisa berjalan lancar seperti tahun-tahun sebelum nya.

Semuanya dirumahkan. Seakan tak mau terlena dengan kondisi yang membuat perputaran kreativitas diam, Rafly Abidin tetap berkarya. Dia menghadirkan karya musik berjudul ‘Milikmu’. Di bawah bendera Playlist Entertainment, Rafly Abidin mencoba menyebar semangat kepada pekerja senin untuk terus berkarya.

”Lagu ini diciptakan dan dedikasikan khusus untuk istri tercinta, tetapi tidak menutup untuk semuanya,” ujar Rafly Abidin mengawali pembicaraan dengan INDOPOS.

Sambil menghela nafas, Rafly menjelaskan, kreativtas yang dilahirkan di tengah pandemi ini menceritakan tentang perjuangan cinta seseorang dari proses pacaran hingga sampai menjadi pasangan suami istri.

“Lagu ini sejatinya merupakan pengalaman pribadi yang dituangkan menjadi sebuah lagu cinta yang indah,” kata dia.

Seakan memberikan semangat kepada masyarakat, Rafly mengatakan, karya tersebut dibalut dengan suara khas pop rock dengan nuansa love song yang tidak mendayu-dayu.

”Lagu ini dapat mewakili perasaan semua pasangan yang ada di dunia ini, untuk dapat merasakan cinta,” kata dia.

Karakter Rafly Abidin pun sangat kuat di lagu ini. Sangat terlihat perbedaan nya di dalam karir Solo nya sekarang ini. Proses rekaman dilakukan di R.A.F Studio, yaitu Studio milik Rafly Abidin di daerah Sawangan.

Semua instrument dimainkan olehnya kecuali (lead guitar). Untuk proses rekaman dipercayakan kepada sang adik Ray Syarif (ILP ,Carnivored), dan proses Mixing Mastering dipercayakan kepada Rangga Corda (MixGarage). Proses rekaman memakan kurang lebih 2 bulan. Salah satu lagunya adalah yang akan dirilis Milikku Milikmu.

“Saya seneng banget akhirnya single ini keluar setelah pembuatannya yang perjuangan banget,” kata Rafli.

Satu hal unik dalam proses rekaman ini adalah, Rafly memainkan gitar dan bass secara kidal. Padahal, dia sendiri bukan seorang kidal. Rafly menuturkan, dia ingin mencoba pengalaman baru, dan mengeksplorasi musikalitasnya dengan cara yang berbeda.

“Sound-nya lebih unik dan lebih dapat sih dengan bass yang dimainkan secara kidal,” papar dia. (*)



Apa Pendapatmu?