Alexa Metrics

Kembalinya Pementasan Tari Kecak, Bali

Kembalinya Pementasan Tari Kecak, Bali Protokol kesehatan diterapkan dalam pentas Tari Kecak di Uluwatu, Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali, Sabtu (22/8). (Foto: ANTARA/HO)

indopos.co.id – Pementasan Tari Kecak di objek wisata Uluwatu, Desa Adat Pecatu, Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali, berjalan sukses. Pentas tersebut dijalankan dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat untuk mencegah penularan Covid-19.

Pada pementasan Tari Kecak itu, para penari mengenakan alat pelindung diri, dan menjaga jarak. Para penonton pentas tari juga diwajibkan memakai masker dan menjaga jarak.  Selain itu, pengelola objek wisata membatasi jumlah penonton hanya separuh dari kapasitas ruang di panggung terbuka yang mampu menampung 1.200 orang.

”Pastinya, menyiapkan fasilitas pendukung penerapan protokol kesehatan,” tutur Pengelola Objek Wisata Uluwatu I Wayan Wijana, di Badung, Bali, Minggu (23/8).

Pengelola juga menyiapkan klinik, mobil ambulans, dan menyiagakan petugas kesehatan. ”Kami juga telah melakukan launching Kecak new normal bersamaan dengan kegiatan digitalisasi pembayaran berbasis quick response code Indonesian standard (QRIS) oleh Bank Indonesia,” katanya.

Sementara itu, Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa mengatakan pelaku usaha di semua sektor mesti menjalankan protokol kesehatan pada era adaptasi pada kebiasaan baru.

Bagitu pula halnya dengan sektor pariwisata, untuk menjamin kenyamanan dan kesehatan para wisatawan, destinasi wisata dengan berbagai sarana dan prasarananya harus mengikuti dan menerapkan protokol kesehatan. 

”Kami berkomitmen sungguh-sungguh dalam penerapan protokol kesehatan di berbagai sektor. Itu penting dan menjadi prioritas untuk menjamin kesehatan seluruh warga,” tegas Suiasa.

Ia mengapresiasi para pengusaha dan para pelaku pariwisata telah menerapkan protokol kesehatan dalam kegiatan usaha. ”Besar harapan kami, di era new normal ini industri pariwisata di Badung dan Bali pada umumnya dapat bangkit kembali dan menggeliatkan sektor-sektor lainnya untuk kesejahteraan masyarakat,” harapnya. (ant)



Apa Pendapatmu?