Alexa Metrics

Hari Perumahan Nasional (Hapernas) Tahun 2020 Rumah#1 Untuk Masyarakat Indonesia

Hari Perumahan Nasional (Hapernas) Tahun 2020 Rumah#1 Untuk Masyarakat Indonesia Kementerian PUPR mengadakan kegiatan bedah buku Sejarah Perumahan dan Kamus Istilah Perumahan di Jakarta beberapa waktu lalu. Kegiatan tersebut merupakan rangkaian Peringatan Hari Perumahan Nasional (Hapernas) Tahun 2020

indopos.co.id – Tahukah Anda jika pemerintah memiliki program perumahan untuk masyarakat Indonesia? Ya, pemerintah kini selain gencar mendorong pembangunan infrastruktur juga mendorong penyediaan perumahan yang layak huni untuk masyarakat Indonesia.

Sejumlah program perumahan seperti pembangunan rumah susun, rumah khusus, rumah swadaya dan pembangunan prasarana, sarana dan utilitas (PSU) serta pembiayaan perumahan terus dilaksanakan guna menyediakan hunian yang layak bagi masyarakat. Apalagi di masa pademi Covid-19 ini pembangunan perumahan sangat mendukung kebijakan pemerintah dalam mendorong masyarakat mematuhi protokol kesehatan guna mengantisipasi adanya penularan Covid-19 di Indonesia.

Selain sandang dan pangan, keberadaan papan atau rumah juga menjadi salah satu kebutuhan dasar masyarakat yang harus dipenuhi. Rumah yang layak huni selain membuat para penghuninya lebih aman dan nyaman juga mewujudkan lingkungan yang sehat.

Peringatan Hari Perumahan Nasional (Hapernas) yang diperingati setiap tanggal 25 Agustus pemerintah ingin mengingatkan kembali akan pentingnya program perumahan di Indonesia. Pada tahun 2020 ini, tema yang diangkat dalam Peringatan Hapernas adalah Rumah #1 (Rumah Pertama).

Melalui Rumah#1, pemerintah ingin agar setiap warga negara Indonesia memiliki rumah pertamanya yang layak huni. Rumah yang sesuai impian setiap individu masyarakat serta mewujudkan keluarga-keluarga Indonesia yang sejahtera. Pembangunan perumahan yang di dukung dengan infrastruktur yang baik merupakan bentuk kolaborasi yang tepat guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid menyatakan, sesuai arahan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, pelaksanaan pembangunan perumahan merupakan salah satu strategi pemerintah dalam menyediakan hunian yang layak bagi masyarakat. Apalagi di tengah pandemi Covid-19 dan pelaksanaan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) masyarakat dihimbau pemerintah untuk lebih banyak tinggal dan beraktifitas dari rumahnya masing-masing.

“Adanya pandemi Covid-19 ini membuat pemerintah ke depan harus menyesuaikan pembangunan perumahan yang ada. Salah satunya dengan mendorong pelaksanaan Program Sejuta Rumah untuk masyarakat Indonesia,” ujar Khalawi beberapa waktu lalu.

Khalawi menerangkan, pembangunan dan pelaksanaan program perumahan merupakan salah satu sektor yang digenjot pemerintah guna membantu pertahankan pertumbuhan ekonomi secara nasional. Berbagai turunan industri dan banyaknya pekerja yang terlibat dalam pembangunan perumahan secara tidak langsung juga akan membuka lapangan pekerjaan yang cukup besar.

“Sektor perumahan di Indonesia harus bangkit karena ikut menggerakkan perekonomian masyarakat. Peran aktif pemerintah dengan menyalurkan dana alokasi APBN, pemerintah daerah melalui program perumahan di daerah dan dukungan dari sektor swasta seperti pengembang, perbankan serta peran aktif masyarakat dalam pembangunan harus dilaksanakan dengan baik di lapangan. Melalui pembangun rumah secara tidak langsung akan membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sehingga perputaran ekonomi bisa terus berjalan,” harapnya. Selamat Hari Perumahan Nasional.(*)



Apa Pendapatmu?