Alexa Metrics

Klaster Perkantoran Merebak di Jembrana

Klaster Perkantoran Merebak di Jembrana Sejumlah Warga menjalani tes swab untuk memastikan penyebaran klaster Covid-19 perkantoran Jembrana, Bali. (Foto antara)

indopos.co.id – Penularan Covid-19 klaster perkantoran di Kabupaten Jembrana, Bali, terus bertambah. Itu menyusul tambahan tiga orang ikut tertular. Sepanjang 24 jam terakhir ada penambahan enam pasien di Kabupaten Jembrana. 

 

”Tiga di antaranya merupakan hasil tracing klaster perkantoran,” tutur Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jembrana dr I Gusti Agung Putu Arisantha, di Negara, Kabupaten Jembrana, Bali, Senin (24/8).

 

Dua orang merupakan anak kandung dan cucu dari salah seorang kepala bidang Pemerintah Kabupaten Jembrana dinyatakan positif Covid-19. Sedang dari tracing salah satu kepala urusan di Desa Warnasari juga ditemukan satu tambahan pasien baru.

 

Selain tiga pasien merupakan hasil tracing kasus sebelumnya, Arisantha menyebut tiga pasien baru terdiri dari seorang dokter di Desa Batuagung, dirawat dan tinggal di Denpasar, namun memiliki KTP Jembrana. Selain dokter, ada pasien awalnya suspect setelah hasil swab keluar positif Covid-19, dan seorang bayi berumur dua bulan.

 

Sejumlah pasien baru itu, sementara dirawat di Hotel Jimbarwana. Selain tanpa gejala, ruang isolasi dan tempat tidur di RSU Negara terisi penuh. Pasien menjalani perawatan seperti biasa. Kalau ada ruang kosong di RSU Negara, bisa dipindahkan.

 

Mengingat kapasitas ruang isolasi RSU Negara, Gugus tugas memutuskan pasien tanpa gejala dirawat di Hotel Jimbarwana. Menyusul tambahan enam pasien itu, secara kumulatif jumlah warga Jembrana terkonfirmasi positif menjadi 109 orang. Dan, 71 orang di antaranya sembuh, serta satu orang meninggal dunia.

 

Sehari sebelumnya (23/8), Kabupaten Jembrana, Bali mencatat rekor penambahan pasien Covid-19 sebanyak 20 orang dalam satu hari. Penambahan itu, dari sejumlah klaster penyebaran, khususnya klaster perkantoran. (ant)



Apa Pendapatmu?