Alexa Metrics

Nikmati Keindahan Ikan 3D di Cilandak Jakarta Selatan

Nikmati Keindahan Ikan 3D di Cilandak Jakarta Selatan Ruas jalan yang dilukis mural 3D oleh para seniman. (Foto: Iqbal/INDOPOS)

indopos.co.id – Di Jalan Keuangan Raya, Cilandak Barat, Cilandak, Jakarta Selatan, dihebohkan adanya seekor ikan Koi yang tidak lazim ukurannya. Yap, hampir 5 kali lipat atau sebesar kaki orang dewasa. Pada kenyataannya, ikan koi tersebut hanyalah sebuah lukisan mural 3 dimensi yang dilukis oleh para seniman mural di sekitar Museum Basoeki Abdullah.

Ketika ditemui INDOPOS, Wito, 53, pelukis yang juga selaku koordinator Pelukis Mural itu santai berjalan. “Sini aja Mas, duduk di sana kita mengobrol bagaimana lukisan mural ini dibuat oleh para seniman,” ujar dia sambil meraih kursi.

Wito menuturkan, terdapat 16 pelukis mural dari Perupa Jakarta Raya, yang melukis mural 3 dimensi ikan – ikan Koi tersebut. “Kita pilih mereka yang ahli di bidangnya untuk melukis di Jalan Kauangan, Cilandak Barat, Cilandak ini,” ungkap dia.

Kemunculan ide hingga tertuang dalam lukisan mural 3D itu, pria yang mengenakan topi seniman itu menceritakan bahwa mulanya dirinya dihubungi oleh pihak Museum Basoeki Abdullah.

“Jadi Bu RW 05 Cilandak Barat, Kania Kurniasari yang ingin membuat jalanan ini terlukis mural. Hingga mendapat respon baiklah dari Kepala Museum, Maeva Salma,” tutur dia.

Tujuannya, kata dia, pertama untuk memperingati HUT RI ke-75. “Bagaimana kita menciptakan suatu Kampung bernuansa seni yang notabene di sini ada seorang Maestro Basoeki Abdullah. Jadi ada semacam tanda di sini,” ungkap Wito.

Dia dan para seniman mural lainnya ingin menggugah masyarakat Jakarta agar menyenangi sebuah seni, yakni seni lukis mural. Saat perencanaan, sambung dia, ada wacana wali kota ingin lukisan mural di beberapa titik.

“Semoga ini dapat menggairahkan masyarakat dan terealisasi wacana bahwasanya titik – titik tertentu di Jakarta Selatan ini akan dibuat mural,” kata dia.

Dalam membuat lukisan moral itu, kata Wito, estimasi per 10 meter menghabiskan sebanyak 16 kaleng Cat isi 5 kiloan. Dari ukuran jalan 233×5 meter lebar jalan.

Pria asal Boyolali, Jawa Tengah itu meraih air mineral seraya meneguknya. Berlanjut, tema yang diambil dalam lukisan mural berupa imbauan atau ajakan agar masyarakat mengikuti protokol COVID-19. “Intinya harus mengikuti protokol kesehatan,” tutur dia.

Nikmati Keindahan Ikan 3D di Cilandak Jakarta Selatan
Ruas jalan yang dilukis mural 3D oleh para seniman. (Foto: Iqbal/INDOPOS)

Terkait dengan pembiayaan lukisan ikan 3D, ditanggung oleh pihak Museum Bagaimana dengan biayanya, “Ini semuanya murni dibiayai oleh pihak Museum Basoeki Abdullah, dari biaya Cat sampai jasanya. Untuk total budget kita kurang tahu karena pihak museum semua yang membiayai,” tandas dia.

Mantan ketua Pelukis Pasar Baru, Jakarta Pusat itu menambahkan, sudah puluhan tahun berkecimpung di dunia seni.Lukisan mural tersebut dibuat dalam kurun waktu 3 hari.

“Melukis mural dari depan jalanan masjid sampai depan museum. Sebenarnya kami tidak puas. Karena adanya keterbatasan waktu,” tutur dia.

Dia mengatakan, masyarakat antusias dengan lukisan mural 3D. Dalam melukis mural 3D ada tantangan tersendiri. Seperti cuaca. “Panas ya kepanasan dan mudah-mudahan tidak hujan. Khawatir luntur karena belum kering. Karena melukis tidak bisa terburu-buru,” ungkap Wito.

Keunikan lukisan 3D itu bisa menjadi lokasi bagi masyarakat berswafoto. “Ini pertama di Jakarta. Perdana jalanan dilukis mural. Kita menggambar ikan Koi juga dapat menarik minat anak-anak dan tentunya membuat sejuk lokasi. Jadi seolah-olah saat kita masuk kemari, seperti melewati atau menyusuri kolam berisi ikan-ikan Koi,” imbuh dia.

Di depannya jalanan terlukis slogan tentang protokol COVID-19. Terdapat juga ucapan ‘Selamat Datang di Kampung Seni’. Sampai ke museum, menggunakan lukisan pemandangan karya Basoeki Abdullah.

Pria yang juga warga Cempaka Putih Barat, Jakarta Pusat itu menambahkan, pandemi COVID-19 tidak boleh ditakuti, melainkan harus dilawan dengan berkreativitas, berkarya dan tentunya menjaga jarak, pakai masker dan mencuci tangan pakai sabun.

Perupa Jakarta Raya melukis mural di sepanjang Jalan Keuangan, Kelurahan Cilandak Barat sejak Minggu (23/8). Aksi mural itu, tepatnya di Jl. Keuangan RT 07, RW05, depan Masjid Al-Hidayah, Kelurahan Cilandak Barat, Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan.

Lurah Cilandak Barat Agus Gunawan menuturkan, lukisan mural 3D itu digagas oleh pengelola museum Basuki Abdulah. Diharapkan bukan hanya menjadi ikon dari Museum Basoeki Abdullah, tapi juga ikon dari Cilandak Barat. “Ini bagus untuk menambah ruang umum menjadi ruang seni. Diharapkan akan muncul mural-mural lain yang dapat dinikmati oleh warga Jakarta,” tutur dia. (ibl)



Apa Pendapatmu?