Alexa Metrics

Justru Ronald Koeman yang Usir Messi dari Barcelona

Justru Ronald Koeman yang Usir Messi dari Barcelona

indopos.co.id – Superbintang Barcelona, Lionel Messi, akhirnya terang-terangan meminta izin ke manajemen Barcelona untuk meninggalkan klub Catalan. Messi tidak bertemu langsung dengan manajemen. Selasa malam waktu Catalan, Messi mengirim burofax –pengiriman dokumen bersertifikat—dari rumahnya ke klub. Itu semua gara-gara ucapan pelatih Ronald Koeman yang bikin Messi sakit hati.  ‘’Hak istimewa Anda di klub sudah berakhir.’’

Dalam burofax itu disebutkan ada klausul dalam kontraknya yang memungkinkan Messi pergi secara sepihak dan gratis pada akhir setiap musim. Secara teoretis, klausul ini harus diaktifkan sebelum 10 Juni atau 20 hari sebelum akhir musim. Namun, ada force majeure atau keadaan darurat terpaksa. Pandemi Covid-19 adalah force majeure-nya. Dengan begitu, pembatalan kontrak Messi bisa dilakukan saat off-season yang tertunda. Artinya, menurut kubu Messi, karena pandemi itu, akhir musim adalah bulan Agustus, bukan 10 Juni.

Ternyata ada dokumen yang ditandatangani Barcelona dan FIFA yang menyatakan bahwa musim berakhir ketika pertandingan final dimainkan. Barcelona, ​​bagaimanapun, bersikeras bahwa klausul sepihak dalam kontrak Messi habis masa berlakunya pada 10 Juni. Dengan demikian, kontrak sang pemain sudah aktif sepenuhnya. Mereka mengomunikasikan pendirian mereka dalam burofax balasan yang dikirimkan kembali kepada orang-orang Messi.  Burofax Barcelona berisikan harapan agar Messi menyelesaikan karirnya di Camp Nou.

Dengan demikian, persoalannya jelas. Barcelona dan Messi punya sikap yang berbeda. Perbedaannya bahkan sangat diametral atau bertolak belakang. Ibarat langit dan bumi atau bak siang dan malam. Karena perbedaan itu, Presiden Barcelona Josep Maria Bartomeu mengadakan rapat kilat dengan jajaran direksi pada Selasa malam. Di saat yang bersamaan, sejumlah fans Barcelona berkumpul di luar Stadion Camp Nou. Mereka meminta Bartomeu mundur. Polisi terpaksa membubarkan aksi itu karena protokol kesehatan virus corona.

Tokoh lain di luar manajemen Barcelona juga menyerukan Bartomeu mengundurkan diri. Mantan kapten seperti Carles Puyol juga mengirimkan dukungan kepada Messi. Ini adalah hikayat yang baru saja dimulai dan bisa menjadi pertarungan hukum yang yang memakan urat syaraf. Messi bahkan sudah bicara langsung dengan Pep Guardiola soal ke City.

Berita bahwa Lionel Messi ingin meninggalkan Barcelona membuat tiga klub besar di Eropa waspada. Di usia 33, hari-hari terbaik kapten timnas Argentina itu mungkin sudah berlalu, tetapi dia masih memiliki banyak hal untuk diberikan ke mana pun dia merumput, jika dia meninggalkan Camp Nou. Berikut ini adalah tiga pesaing utama untuk mendatangkan No. 10-Inter, Manchester City, dan Paris Saint-Germain. Inter punya impian untuk menandatangani Messi.

Menurut La Gazzetta dello Sport, Inter menyiapkan 260 juta euro yang siap dikucurkan. Baik Messi dan Inter mendominasi halaman depan Gazzetta lagi pada akhir pelan lalu setelah pertemuan pemain dengan pelatih baru Ronald Koeman. Nerazzurri yakin bahwa kehadiran Messi bisa mengangkat prestise klub melewati Juventus dengan Cristiano Ronaldo.

Ini akan menjadi tantangan bagi Messi untuk pergi ke Milan dan mencoba untuk menyalip Cristiano dan Juve. Juga menyalakan kembali api persaingan yang mereka miliki di El Clasico di Derby d’Italia.  Ayah Messi bahkan sudah membeli rumah di daerah Porta Nuova, salah satu distrik paling eksklusuf di Kota Milan. Masalahnya, kuat tidak Inter membayar gaji superjumbo Messi. Inter harus belajar dari Juve yang agak ampun-ampun membayar gaji Ronaldo.

City identik dengan Pep Guardiola. Messi bisa dibilang menikmati sepak bola terbaik dalam karirnya yang luar biasa bersama Guardiola. City adalah tim Inggris yang memiliki posisi keuangan yang bagus untuk mengontraknya. Di samping faktor Pep, ada Sergio Aguero yang merupakan sahabat kental Messi.

PSG adalah tim lain yang akan melakukan apa saja yang mereka bisa untuk merekrut Messi. Juara Prancis dan runner-up Liga Champions sudah punya Neymar dan Kylian Mbappe. Kegagalan Barcelona membeli kembali Neymar musim panas lalu adalah penyebab pertama frustrasi Messi musim ini. Kini, dia bisa terus membentuk trio predator di Paris. (*)



Apa Pendapatmu?