Pelancong Mulai Banjiri Keraton Kasepuhan Cirebon

indopos.co.id – Kunjungan wisatawan Keraton Kasepuhan Cirebon, Jawa Barat (Jabar), mulai meningkat. Peningkatan terutama di masa adaptasi kebiasaan baru (AKB). Namun, tetap terus menjalankan protokol kesehatan.

”Kunjungan wisatawan terus menunjukkan peningkatan,” tutur Kabag Pemandu Keraton Kasepuhan Cirebon Hafid Permadi, di Cirebon, Jabar, Kamis (27/8).

Pada masa AKB, kun indopos.co.id – Kunjungan wisatawan Keraton Kasepuhan Cirebon, Jawa Barat (Jabar), mulai meningkat. Peningkatan terutama di masa adaptasi kebiasaan baru (AKB). Namun, tetap terus menjalankan protokol kesehatan.

”Kunjungan wisatawan terus menunjukkan peningkatan,” tutur Kabag Pemandu Keraton Kasepuhan Cirebon Hafid Permadi, di Cirebon, Jabar, Kamis (27/8).

Pada masa AKB, kunjungan wisatawan di Keraton Kasepuhan Cirebon terus mengalami kenaikan. Di mana, pada awal pembukaan setelah ditutup kurang lebih selama tiga bulan, kunjungan tidak terlalu signifikan, bahkan kadang hanya ada satu atau dua wisatawan.

Namun seiring perjalanan waktu terutama ketika AKB diterapkan, kunjungan mulai terlihat. Saat ini, setiap minggu kunjungan bisa mencapai ratusan orang untuk menikmati wisata sejarah. ”Kalau sekarang per minggu bisa ada ratusan wisatawan,” ucapnya.

Untuk memutus mata rantai penyebaran Virus Corona, Keraton Kasepuhan juga telah menerapkan protokol kesehatan secara ketat. ”Dan kami wajibkan semua mengenakan masker saat berkunjung,” tegasnya.

Sementara Kepala Bidang Pariwisata Dinas Kepemudaan Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata ( DKOKP) Kota Cirebon Wandi Sofyan menambahkan untuk saat ini sektor pariwisata Kota Cirebon terus menunjukkan peningkatan. Bahkan untuk wisata kuliner sudah mencapai 60 persen dari kondisi normal. Namun, semua tetap mematuhi protokol kesehatan.

”Saat ini, wisata kuliner terus tumbuh. Sedang wisata budaya sejarah dan lainnya baru berkisar 30-40 persen,” bebernya. (ant)jungan wisatawan di Keraton Kasepuhan Cirebon terus mengalami kenaikan. Di mana, pada awal pembukaan setelah ditutup kurang lebih selama tiga bulan, kunjungan tidak terlalu signifikan, bahkan kadang hanya ada satu atau dua wisatawan.

Namun seiring perjalanan waktu terutama ketika AKB diterapkan, kunjungan mulai terlihat. Saat ini, setiap minggu kunjungan bisa mencapai ratusan orang untuk menikmati wisata sejarah. ”Kalau sekarang per minggu bisa ada ratusan wisatawan,” ucapnya.

Untuk memutus mata rantai penyebaran Virus Corona, Keraton Kasepuhan juga telah menerapkan protokol kesehatan secara ketat. ”Dan kami wajibkan semua mengenakan masker saat berkunjung,” tegasnya.

Sementara Kepala Bidang Pariwisata Dinas Kepemudaan Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata ( DKOKP) Kota Cirebon Wandi Sofyan menambahkan untuk saat ini sektor pariwisata Kota Cirebon terus menunjukkan peningkatan. Bahkan untuk wisata kuliner sudah mencapai 60 persen dari kondisi normal. Namun, semua tetap mematuhi protokol kesehatan. ”Saat ini, wisata kuliner terus tumbuh. Sedang wisata budaya sejarah dan lainnya baru berkisar 30-40 persen,” bebernya. (ant)

 

 

 

Komentar

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.