Alexa Metrics

Mengintip Tiga Mahasiswa Vokasi UI yang Berjaya di Era New Normal

Mengintip Tiga Mahasiswa Vokasi UI yang Berjaya di Era New Normal Lianti Damena, putri Sion Sihombing memperlihatkan penghargaan atas prestasi yang diraihnya melalui ajang kompetisi nasional di tengah pandemi COVID-19.

indopos.co.id – Pandemi COVID-19 tidak memutus semangat mahasiswa untuk menorehkan prestasi dan mengimplementasikan keilmuan yang diterima semasa perkuliahan. Meski menggunakan virtual namun Mahasiswa Program Pendidikan Vokasi Universitas Indonesia (Vokasi UI) berhasil meraih juara dalam ajang kompetisi nasional yang dilakukan secara daring.

Mahasiswa Program Pendidikan Vokasi Universitas Indonesia (Vokasi UI) berhasil meraih juara dalam ajang kompetisi nasional yang dilakukan secara daring pada Juli 2020. Mahasiswa tersebut adalah Yessicha Ramadhanisya, Khalda Fadhilah, Rani Damayanti, dari program studi (prodi) Hubungan Masyarakat (Humas) yang tergabung dalam tim Unstoppable, dan Lianti Damena Putri Sion Sihombing.

Unstoppable berhasil meraih juara II dalam ajang kompetisi Marketing Plan yang diselenggarakan oleh PT Emina Cheese Indonesia. Sedangkan Lianti berhasil memperoleh Juara Dua dalam Lomba Esai Nasional dengan tema Dampak COVID-19 yang diselenggarakan oleh Korps HMI Wati Komisariat Syariah dan Hukum Cabang Kabupaten Bandung. ”Kompetisi ini memberikan tantangan tersendiri bagi kami, karena kami berkompetisi tidak hanya antar mahasiswa D3, melainkan juga mahasiswa S1, apalagi secara daring,” ujar Yessicha perwakilan tim Unstoppable kepada INDOPOS.

Kompetisi Marketing Plan tersebut merupakan kompetisi yang digelar bagi mahasiswa D3–S1 dengan jurusan/fakultas Manajemen, Ekonomi, Bisnis, Komunikasi, Manajemen Komunikasi, Marketing Communication. Kompetisi diselenggarakan secara daring yang dimulai pada 14–27 Juli 2020.

”Kami membulatkan tekad untuk berjuang memanfaatkan ilmu yang telah kami peroleh di Vokasi UI – khususnya mengimplementasikan mata kuliah Integrated Marketing Communication, Marketing Public Relations dan Digital Marketing, “ceritanya.

Terkait rancangan proposal bisnis yang dibuat oleh Tim Unstoppable, kata Yessicha, pihaknya mengajukan sebuah marketing plan program  untuk meningkatkan awareness melalui program brand activation berupa 5A, yaitu Awareness, Appeal, Ask, Action, dan Advocate.

”Program yang kami ajukan bertujuan untuk meningkatkan organic influencers, Happiness Delight Machine, Photo Competition, Duta Produk, Tik Tok Dance Challenge, Social Media Ads, Atl (TV dan Radio), Viu Ads, Video Ads, Spotify Ads, Email Blast dan Press Release Dissemination,” jelas dia.

Dalam proses appeal, pihaknya menyasar program SEO, Social Media activation dan Product Tester. “Selain itu kami juga merekomendasikan aktivasi Marketplace Official Shop dan Customer Relationship Management, Flash sale market place,” terang dia.

Pada prestasi berikutnya, Lianti merupakan mahasiswa program studi Manajemen Rekod dan Arsip Vokasi UI. Lianti berhasil memenangkan juara kedua melalui tulisannya yang bertajuk Peningkatan Sikap Individualisme Generasi Milenial Perkotaan di Tengah-Tengah Kehidupan Keluarga pada Saat Pandemi COVID-19”.

Perlombaan ini terbuka bagi mahasiswa D3, D4 dan S1 dari perguruan tinggi di Indonesia. “Esai ini sangat erat hubungannya dengan kehidupan generasi milenial perkotaan saat ini. Berdasarkan temuan/riset yang dilakukan oleh Kementerian Komunikasi & Informasi Informatika tentang Perilaku Anak dan Remaja dalam menggunakan internet, intensitas hubungan yang sangat tinggi dengan media sosial atau alat teknologi lainnya membuat generasi milenial memiliki kepedulian rendah terhadap kehidupan keluarga,” sambung Lianti.

Sikap ini berdampak pada tingkat solidaritas yang menurun dan semakin sulit untuk membantu orang lain saat pandemi COVID-19. Berangkat dari studi tersebut, pihkanya mengembangkan tulisan esai ini untuk mengajak agar generasi milenial dapat menggunakan waktu dengan lebih produktif.

”Dalam esai tersebut, saya juga mengajak generasi muda untuk menanamkan sikap solidaritas sosial, setelah pandemi COVID-19 mereka dapat saling membantu memecahkan masalah perekonomian atau sosial bersama,” pungkas dia. (*)



Apa Pendapatmu?