Alexa Metrics

Eid, Restoran Halal Pertama di Seoul

Eid, Restoran Halal Pertama di Seoul

indopos.co.id – Seiring berkembangnya makanan halal secara global, restoran-restoran halal juga semakin mudah ditemui di seluruh dunia, khususnya di Korea Selatan. Di Ittaewon, sebuah restoran menyediakan menu khas Korea Selatan yang halal. Restoran Eid namanya. Eid adalah restoran yang dimiliki oleh keluarga muslim Korea dan merupakan restoran pertama yang mendapatkan sertifikat halal dari Korean Muslim Federation (KMF).

Karena sertifikasi halal membutuhkan standar yang cukup rumit, maka stabilitas dan lingkungan makanan halal sangat dijamin. Itulah sebabnya mengapa restoran ini cukup populer baik untuk pengunjung muslim maupun konsumen dari agama lain. Selain rasa yang lezat, banyak pelanggan menyukai menu di Restoran Eid lantaran menyediakan isi ulang sup, nasi, dan menu sampingan secara gratis.

Eid, Restoran Halal Pertama di Seoul
Samgyetang dan Jajangbap, dua sajian makanan yang jadi menu favorit di Restoran Eid, yang berlokasi di Kota Seoul, Korea Selatan. (Foto-Foto: Have Halal WItH travel)

Menu sampingan yang disediakan adalah kimchi, salad, teri goreng, dan kacang polong dengan saus kedelai. Menu paling populer dan paling banyak dipesan adalah Beef Bulgogi. Menu ini dibuat dengan daging sapi bersertifikat halal dari Australia. Restoran Eid meyakinkan bahwa Beef Bulgogi mereka dibuat sendiri tanpa tambahan saus kemasan maupun MSG. Rasanya sedikit manis dan tidak pedas, sangat cocok untuk anak-anak.

Satu porsi Beef Bulgogi dihargai KRW10.000 (sekitar Rp124.000). Ada juga Haemul Deop Bap yang merupakan seafood tumis yang terbuat dari cumicumi, kerang, jamur, dan sayuran yang ditumis dengan saus wijen kental. Satu porsinya dihargai KRW8.000 (sekitar Rp100.000).

Ada juga menu Jjimdak, atau ayam rebus dengan saus pedas manis. Di Restoran Eid, menu Jjimdak biasanya disajikan dengan kue beras Korea atau Ddeok. Satu porsinya dijual dengan harga KRW12.000 (sekitar Rp149.000). Anda mungkin sering mendengar Jja Jang Myeon, atau mie dengan saus kedelai berwarna hitam, nah di Restoran Eid menyediakan Jja Jang Bap yakni nasi yang dicampur dengan saus kedelai hitam.

Saus Jja Jang secara tradisional biasanya dibuat dengan sayuran dan daging sapi atau babi. Tetapi di Restoran Eid, mereka menggantinya dengan daging ayam. Setiap porsi Jja Jang Bap dihargai KRW8.000 (sekitar Rp100.000). Samgyetang adalah hidangan populer Korea Selatan saat musim panas. Orang Korea percaya bahwa memakan hidangan ini saat musim panas akan mengeluarkan racun dalam tubuh.

Biasanya, Samgyetang dibuat menggunakan satu ayam berukuran kecil dan diisi nasi. Tetapi karena ayam halal di Korea Selatan hanya tersedia dalam ukuran besar, maka penyajian Samgyetang di Restoran Eid sedikit berbeda. Satu porsi menu ini dibanderol dengan harga KRW12.000 (sekitar Rp149.000).

Eid, Restoran Halal Pertama di Seoul

Galbitang adalah salah satu menu yang paling sulit disiapkan karena membutuhkan proses memasak selama hampir satu hari. Menu yang dijual dengan harga KRW12.000 ini dibuat dengan lobak, rumput laut, dan daun bawang yang disajikan bersama iga sapi. Selain menu-menu yang memang sudah tersedia, Anda juga bisa memesan hidangan khas Korea lain secara khusus.

Menu-menu tradisional seperti Paejeon (panekuk sayur), Haemul Paejeon (panekuk seafood), Ddeokbokki (kue beras pedas), dan Japchae (bihun tumis khas Korea), bisa Anda pesan dengan menelepon dan reservasi terlebih dahulu. Restoran ini terletak di atas bukit, sehingga cukup sulit bagi pengunjung berusia lanjut untuk sampai di sini. Namun, lokasinya sangat dekat dengan Seoul Central Mosque dan berada di kawasan Ittaewon yang ramai, sehingga menjadi lokasi sempurna untuk Anda berwisata mata dan kemudian makan.

Eid hanya dapat menampung sekitar 20 orang. Jadi sebaiknya Anda membuat reservasi terlebih dahulu sebelum berkunjung, terutama jika Anda datang dengan rombongan besar. Jika restoran sudah penuh, Anda bisa memesan untuk dibawa pulang. Eid juga menyediakan layanan pengiriman dan katering. (fay)



Apa Pendapatmu?