Alexa Metrics

Utamakan Kader Golkar, Airlangga Diminta Tetapkan Yakobus Britai Jadi Calon Bupati Mamberamo Raya

Utamakan Kader Golkar, Airlangga Diminta Tetapkan Yakobus Britai Jadi Calon Bupati Mamberamo Raya Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Kabupaten Mamberamo Raya sekaligus petahana Wakil Bupati Mamberamo Raya Yakobus Britai (tengah)

indopos.co.id – Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar Airlanggga Hartarto diminta segera menetapkan Yakobus Britai sebagai calon Kepala Daerah Kabupaten Mamberamo Raya untuk maju pada Pilkada Serentak Desember mendatang.

Yakobus yang kini menjabat Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Kabupaten Mamberamo Raya sekaligus petahana Wakil Bupati Mamberamo Raya dinilai sebagai kandidat terbaik untuk memajukan daerah dan masyarakat Kabupaten Mamberamo Raya Provinsi Papua.

Permintaan tersebut disampaikan Sekretaris DPD I Partai Golkar Provinsi Papua, Yopi Ingratubun dan sejumlah tokoh masyarakat Kabupaten Mamberamo Raya di antaranya Yohanes Bidai dan Emanuel Arieri pada Sabtu (29/8/2020) malam.

Menurut Jopi, rekomendasi DPD I Partai Golkar Provinsi Papua dalam tahapan dan penetapkan calon kepala daerah tetap mengacu pada Petunjuk Pelaksana (Juklak) DPP Partai GOLKAR Nomor: Juklak-6/DPP/GOLKAR. VI/ 2016 tanggal 15 Juni 2016.

“Jadi itu proses yang kami laksanakan oleh DPD Partai Golkar Papua berdasarkan Juklak 06/2016, mulai dari tahapan distrik, kabupaten/kota sampai Provinsi,” ujar Jopi.

Lebih lanjut, Jopi menjelaskan setelah DPD II Golkar kabupaten/kota membuat pendaftaran selama dua minggu, maka DPD I Golkar Provinsi juga membuka pendaftaran selama satu minggu sesuai Jutlak.

“Setelah pemberkasan dianggap lengkap, maka diadakan pemapatan visi dan misi. Kemudian, hasilnya selain ditentukan oleh tim panelis, juga berdasarkan penetapan dari DPD II Golkar masing-masing kabupaten yang melaksanakan Pilkada. Sehingga lahirlah usulan DPD seperti itu,” ujar Jopi.

Dia mencontohkan proses seleksi DPD Golkar di Kabupaten Mamberamo Raya awalnya lima calon, dan setelah melalui proses tinggal satu calon.

“Awalnya, lima orang calon mengikuti tahapan sesuai Jutlak 06/2016. Kemudian yang ditetapkan sebagai Calon Kepala Daerah Kabupaten Mamberamo Raya adalah Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Mamberamo Raya yang juga petahana, Wakil Bupati Mamberamo Raya, Yakobus Britai,” kata Jopi.

Selanjutnya, kata Jopi, DPD I Partai Golkar Provinsi Papua menyerahkan kepada DPP Partai Golkar untuk memutuskan calon kepala daerah dari Partai Golkar.

Jopi menegaskan DPD Partai Golkar Provinsi Papua tetap berpatokan pada usulan yang telah ditetapkan oleh DPD atas nama Saudara Yakobus sebagai calon kepala daerah Kabupaten Mamberamo Raya,” katanya.

Utamakan Kader Golkar

Jopi mengatakan, keputusan-keputusan yang telah dilakukan oleh DPP Partai lewat kebijakan ketua umum itu, Airlangga Hartarto selama ini tetap berpegang pada usulan yang diajukan oleh DPD I Partai Golkar.

“Kami memberikan apresiasi dan rasa hormat kepada Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto karena mengutamakan kader untuk maju sebagai kepala daerah,” kata Jopi menegaskan.

Jopi menambahkan DPD I Golkar Papua hanya meneruskan aspirasi dari masyarakat dan tokoh masyarakat, termasuk aspirasi tokoh adat.
“Kami teruskan ke DPP (Golkar, red), karena keputusan rekomendasi itu bukan provinsi tetapi ranah DPP,” katanya.

“Saya atas nama seluruh kader Golkar di Provinsi Papua, menghaturkan terima kasih banyak kepada Ketum Airlangga atas kebijakan yang diambil untuk menetapkan kader-kader Golkar sebagai calon kepala daerah, khususnya Ketua-ketua Golkar,” tegas Jopi.

Dukungan untuk pencalonan Yakobus Britai juga disampaikan sejumlah tokoh masyarakat Kabupaten Mamberamo Raya.

“Kami menginginkan putra asli Mamberano Raya menjadi calon bupati yakni Yakobus Britai. Kami menolak apabila keputusan DPP mengajukan calon, selain putra daerah,” tegas Yohanes Bidai.

Lebih lanjut, Yohanes meminta DPP segera menetapkan Yakobus Britai sebagai calon kepala daerah Kabupaten Mamberano Raya sesuai rekomendasi DPD II Golkar Mamberano Raya.
Hal yang sama disampaikan Tokoh Masyarakat Mamberamo Raya, Emanuel Arieri.

“Kami tidak mau ada titipan kandidat bupati untuk jadi calon kepala daerah di Mamberamo Raya. “Kami masyarakat Mamberamo Raya tidak terima. Kami tidak terima lagi titipan kandidat dari kabupaten lain,” tegas Emanuel.(mdo)



Apa Pendapatmu?