Alexa Metrics

Anggota DPRD DKI Umi Kulsum Meninggal Dunia

Anggota DPRD DKI Umi Kulsum Meninggal Dunia Anggota Fraksi PKS DPRD DKI Umi Kulsum semasa hidup. (Foto: IST)

indopos.co.id – Anggota DPRD DKI Jakarta fraksi PKS Umi Kulsum, meninggal dunia pada Sabtu (29/8/2020) malam. Sebelum meninggal dunia, Umi Kulsum sudah dua kali menjalani swab test dan hasilnya negatif.

 Umi Kulsum meninggal dunia setelah dua minggu lebih menjalani perawatan di RSUP Persahabatan, Jakarta Timur. Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta Mujiyono, mengaku mendapat kabar tersebut dari staf ahli Umi Kulsum.

 ”Barusan saya dikabari lewat telepon, almarhumah meninggal dunia pukul 20.40 di RSUP Persahabatan,” kata Mujiyono di Jakarta, Sabtu malam. Berdasarkan informasi yang dia peroleh, anggota Komisi A DPRD DKI itu meninggal dunia akibat penyakit diabetes.

 Bahkan Umi sempat kritis selama 10 hari di rumah sakit rujukan virus corona atau COVID-19 tersebut. Namun Mujiyono menepis kabar bahwa Umi meninggal dunia karena terpapar COVID-19. Sebelum meninggal dunia, Umi dinyatakan negatif COVID-19 setelah menjalani swab test.

 “Dua kali tes swab test hasilnya negatif,” kata Mujiyono. Hingga Sabtu malam, Mujiyono belum mengetahui detail rencana keluarga Umi, apakah jenazah langsung dimakamkan atau dibawa ke rumah duka.

 Menurut dia, pihak keluarga masih dalam keadaan berkabung. “Tadi pas ditelepon, stafnya menangis terus jadi agak sulit untuk bertanya. Tapi nanti akan dicoba dari fraksinya,” ucap dia

 Mujiyono mengatakan, Komisi A sangat terpukul atas kematian rekan kerjanya itu.

Sementara itu Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD DKI Jakarta juga mengabarkan salah satu politisinya, Umi Kulsum, meninggal dunia di RSUP Persahabatan pukul 20.40 WIB. PKS juga menegaskan meninggalnya Umi Kulsum namun bukan karena terpapar COVID-19.

“Ya betul beliau wafat, sekitar pukul 21.00 WIB. Beliau wafat di RS Persahabatan, setelah beberapa hari dalam kondisi koma namun bukan karena COVID-19,” kata Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta Mohammad Arifin di Jakarta, Sabtu malam.

Arifin kembali menegaskan politisi perempuan asal PKS ini meninggal dunia bukan karena COVID-19, namun karena penyakit komplikasi yang dideritanya dan dirawat di RS Persahabatan.

Sebelum wafat, yang bersangkutan sempat menjalani uji usap (tes swab) dua kali dan hasilnya negatif. “Beliau wafat karena penyakit komplikasi yang dideritanya. Sebelum wafat dua kali di-swab hasilnya negatif. Semoga beliau husnul khatimah,” kata Arifin.

Umi diketahui kelahiran Grobogan, 10 Januari 1973. Almarhumah meninggalkan satu orang suami dan tiga anak. Tercatat Umi pernah bergabung dengan organisasi Fatayat Muslimat NU,

Sebelumnya, Sekretaris Komisi A DPRD yang juga dari Fraksi PKS yaitu Dani Anwar juga meninggal dunia.Dani Anwar meninggal dunia di RS TNI AL Mintohardjo, Senin (3/8/2020) pukul 08.00.

Fraksi PKS menyebut, Anwar meninggal akibat diabetes. Namun Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi Marsudi berkata lain. Dia mengatakan, Dani Anwar meninggal karena terpapar COVID-19.

”Kami segenap keluarga besar Komisi A DPRD DKI Jakarta menyatakan kabar duka yang mendalam atas meninggalnya dua rekan kami.Semoga almarhum dan almarhumah ditempatkan di sisi-Nya,” katanya.(dni)



Apa Pendapatmu?