Alexa Metrics

Bunga Cicilan Program KPR 3 on 3 Hanya 4,99 Persen Fixed 2 Tahun

Bunga Cicilan Program KPR 3 on 3 Hanya 4,99 Persen Fixed 2 Tahun Kepala Cabang Bank BTN Jakarta Harmoni Iriska, Coporate Secretary Intiland Development Tbk Theresia Rustamdi, Executive Vice President Nonsubsidized Mortgage & Personal Lending Division (NSLD) BTN Suryanti Agustinar dan Kepala Kantor BTN Wilayah 2 Jakarta Banten Dewi Fitrianingrum (kiri ke kanan), di sela penandatanganan kerja sama (PKS) di Menara BTN, Harmoni, Jakarta Pusat, Senin (31/8/2020).

indopos.co.id – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN kembali berkolaborasi dengan salah satu pengembang, PT Intiland Development Tbk (Intiland;DILD) menawarkan Program KPR 3 on 3 guna menggenjot penyaluran pembiayaan properti komersial.

Kolaborasi tersebut, ditandai dengan penandatangan kerja sama (PKS) yang diwakili Executive Vice President Nonsubsidized Mortgage & Personal Lending Division (NSLD) Bank BTN Suryanti Agustinar dan Corporate Secretary PT Intiland Development Tbk Theresia Rustandi di Menara BTN, Harmoni, Jakarta Pusat, Senin (31/8/2020).

Suryanti menjelaskan, BTN Intiland 3 on 3 adalah program promo penjualan spesial yang menawarkan banyak kemudahan bagi transaksi kepemilikan hunian masyarakat di masa Pandemi COVID-19. Selain bunga cicilan ringan hanya 4,99 persen fixed 2 tahun, uang mukanya ringan, dan proses persetujuan kreditnya juga terbilang cepat (instant approval).

“Benefit lain adalah bebas biaya provisi, administrasi, dan appraisal,” ujarnya kepada INDOPOS melalui keterangan tertulis, Senin (31/8/2020).

Di sini, masyarakat dapat menikmati berbagai keuntungan tersebut melalui Program 3 on 3 mulai September – Desember 2020. Khusus untuk pengajuan KPR (kredit pemilikan rumah) sampai September, konsumen mendapatkan diskon asuransi jiwa sebesar 20 persen.

“Berbagai kemudahan yang kami tawarkan diharapkan dapat mempercepat pemulihan ekonomi nasional (PEN) pasca-Pandemi. Daya beli perlu didorong melalui berbagai inovasi kemudahan KPR, sehingga masyarakat dapat segera mewujudkan hunian impiannya,” kata Suryanti.

Sementara, Theresia menjelaskan, peluncuran Program 3 on 3 ini bertujuan memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk memiliki produk-produk hunian terbaik di sejumlah proyek yang dikembangkan Intiland di wilayah Tengerang Banten.

Pada program ini Intiland menghadirkan tiga proyek hunian, yakni kawasan perumahan Magnolia Residence di Jatake, Talaga Bestari di Cikupa, dan apartemen Aeropolis Residence di dekat Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

“Program 3 on 3 menjadi wujud kolaborasi dan sinergi Intiland dan Bank BTN untuk membantu masyarakat bisa memiliki hunian impian meski di masa Pandemi COVID-19,” sebutnya.

Selain harga spesial, pihaknya juga memberikan banyak kemudahan cara pembelian dan bonus fasilitas bagi para konsumen. Insentif pemasaran ini diharapkan mendorong masyarakat kembali melakukan transaksi untuk membantu menggerakan pasar properti.

Ada beberapa pertimbangan untuk memilih tiga proyek ini, di antaranya karena adanya tren pasar properti hunian dengan harga terjangkau di wilayah koridor barat Jakarta sedang bergairah, dan karena ketiga proyek hunian tersbut lokasinya sangat strategi dan memiliki unit-unit hunian yang harganya relatif terjangkau untuk proyek Magnolia Residence harga mulai Rp500 juta -an, Aeropolis harga mulai Rp200 juta-an dan Talaga Bestari harga mulai Rp400 juta -an.

Pastinya, KPR 3 on 3 diyakini menjadi solusi bagi seluruh masyarakat yang sedang membutuhkan hunian meski berada dalam keterbatasan beraktivitas di masa Pandemi COVID-19. Pasalnya, pelakasaan program ini didukung sistem transaksi perbankan berbasis layanan digital.

Untuk diketahui, bank yang fokus pada pembiayaan real estate industry tersebut telah memiliki aplikasi BTN Properti yang dapat diakses melalui handphone pintar dengan banyak fitur yang memudahkan setiap penggunanya, seperti simulasi angsuran, tracking berkas, pengajuan kredit hingga pembayaran booking fee.

Kemudian, terdapat fitur 4D Tour Service pada website www.btnproperti.co.id khusus untuk proyek-proyek besutan pengembang pilihan. (mdo)



Apa Pendapatmu?