Alexa Metrics

Polemik Anjay, dari Bintang Emon sampai Budiman Sudjatmiko Ikut Mengomentari

Polemik Anjay, dari Bintang Emon sampai Budiman Sudjatmiko Ikut Mengomentari 2

indopos.co.id – Pelarangan penggunaan kata Anjay, menuai diskusi hangat di dunia maya. Anjay bahkan sempat menjadi trending topic dan memenya berseliweran di Twitter.

Komedian Bintang Emon ikut mengomentari polemik pelarangan penggunaan kata Anjay tersebut.

Dalam video satir yang diunggah di akun Twitternya, Bintang Emon dikisahkan terlibat masalah saat sedang siaran langsung di media sosial.

“‘Anjay’ doang, ngomong ‘anjay’. Enggak ada (ngatain), ‘anjay’, anak Jakarta yoman reggae,” ucap Bintang Emon dalam video singkat tersebut.

Dia pun diminta seseorang untuk pergi ke kantor polisi untuk kemudian diperiksa. Saat hendak pergi, Bintang Emon mengeluh dan mengatakan kata anjay sehingga membuatnya kini terlibat dalam dua masalah berbeda.

“Kena satu pasal lagi, ngomong Anjay,” kata suara petugas di video tersebut.

Bahkan tokoh politik seperti Budiman Sudjatmiko pun ikut menyindir penggunaan kata Anjay ini.

“Anjaaay dipisah, laut dan pantai. Tak akan goyah..gelora cinta… Anjaaay dipisah api dan bara. Tak akan pudar Sinaran cinta (Amy Search & Inka Christy),” cuit Budiman di akun Twitternya @budimandjatmiko, Senin (31/8/2020).

Tak lama kemudian, politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini kembali mengunggah cuitannya.

“Setelah Anjay dilarang, yg segera terancam (karena kekerabatan kata & suaranya) adalah Anjiiis & Anjriiit..Meskipun kamu keterima di @ITBP_official, Unpad, Unpar, Unisba dll, jgn bahagia dulu. Bandung tanpa Anjiis & Anjriit adalah Bandung yg gak banget lah…” cuit Budiman lagi.

Saat ditanya apakah Budiman tidak takut disemprit KPAI lantaran ikut-ikutan menggunakan kata ‘anjay’ dalam cuitannya, anggota DPR ini menjawab singkat “Silakan aja…”

Polemik ini sendiri berawal dari YouTuber Lutfi Agizal yang mengadu ke Komnas Perlindungan Anak (Komnas PA) dan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) soal kata Anjay yang berpotensi merusak moral bangsa.

KPAI lalu mengeluarkan surat edaran yang berisi imbauan agar orang-orang tidak lagi menggunakan kata ‘Anjay’ terutama jika ditujukan kepada anak-anak. Kata ‘Anjay’ dianggap sebagai kata yang mengandung unsur kekerasan.(mdo)



Apa Pendapatmu?