Alexa Metrics

Ciptakan UMKM Baru Produk Kelautan dan Perikanan

Ciptakan UMKM Baru Produk Kelautan dan Perikanan lelang ikan

indopos.co.id – Kementerian Koordinator (Kemenko) Maritim dan Investasi mengeluarkan strategi baru dalam rangka pemulihan ekonomi nasional melalui peluncuran SahabatGemarikan.id. Program itu juga akan mendorong terciptanya Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) baru dalam produk kelautan dan perikanan.

Menteri Koordinator Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan, program hilirisasi produk kelautan dan perikanan melalui SahabatGemarikan.id ini merupakan kelanjutan dari program Satu Juta Nelayan Berdaulat yang telah di canangkan sejak April tahun lalu.

“Ini adalah tindaklanjut dari permasalahan hulu nelayan yang telah kita benahi sejak tahun lalu. Nelayan telah kita berikan akses modal, teknologi untuk menemukan ikan lebih banyak dan lebih cepat serta lelang ikan secara daring (online). Maka yang kita luncurkan hari ini adalah pembenahan hilirnya, bagaimana masyarakat bisa mendapatkan ikan laut secara mudah dan murah,” ujarnya, di Jakarta, Senin (31/8/2020).

Luhut melanjutkan, tugas Kemenko adalah melakukan koordinasi, sinkronisasi dan pengendalian. “Kami akan kawal terus program ini dengan melibatkan seluruh kementrian/lembaga, BUMN (Badan Usaha Milik Negara) dan juga swasta agar tujuan untuk pemulihan ekonomi nasional ini dapat tercapai,” pungkasnya.

Sementara itu, Deputi Bidang Koordinasi Sumber Daya Maritim Kemenko Maritim dan Investasi Safri Burhanuddin mengatakan, terdapat lima manfaat yang dapat diperoleh dari peluncuran SahabatGemarikan.id ini.

Pertama, sebagai solusi baru pagi para korban PHK (pemutusan hubungan kerja) dan atau masyarakat yang tidak dapat bekerja keluar rumah akibat pandemi, mereka dapat bergabung menjadi (outlet_ atau stock point Sahabat Gemarikan.id. Dengan bantuan KUR Bank mereka langsung mendapat permodalan dan penghasilan dari keuntungan berjualan.

Manfaat kedua adalah masyarakat dapat menikmati produk laut dengan harga yang lebih murah dan tanpa ongkos kirim yang mahal. Hal ini dapat terwujud karena Sahabat Gemarikan.id bekerja sama dengan fishOn, startup pemberdayaan nelayan pesisir yang juga mitra binaan Kemenko Maritim dan Investasi, sehingga rantai suplai ikan dari nelayan hingga ke rumah tangga dapat diperpendek.

“Selain itu, kehadiran outlet SahabatGemarikan.id sebagai stock point membuat jarak antara masyarakat dan keberadaan stock ikan menjadi lebih dekat,” jelasnya.

Manfaat ketiga tentunya bagi nelayan, mereka tidak perlu lagi khawatir hasil produksinya tidak terserap lagi oleh pasar.

Safri Burhanuddin melanjutkan, manfaat keempat program ini adalah untuk meningkatkan indeks konsumsi ikan, yang ditargetkan naik menjadi 70 kg/orang/kapita hingga tahun 2024. Indeks ini ditingkatkan untuk mengurangi kasus stunting dan gizi buruk di Indonesia sehingga Indonesia dapat mencapai target Indonesia Emas pada tahun 2045.

“Manfaat terakhir adalah mendorong BUMN khususnya bidang perikanan yaitu Perum Perindo dan penyaluran kredit usaha rakyat melalui Bank BNI,” pungkasnya.

Sementara itu, Chief Executive Officer (CEO) SahabatGemarikan.id Aditya Pradewo mengundang individu-individu yang tinggal di kompleks perumahan maupun apartement di Jakarta dan sekitarnya untuk mendaftar sebagai mitra outlet dan berjualan dari rumah masing-masing.

“Tinggal klik bit.ly/sahabatgemarikan, sediakan modal 5 juta dan maksimal 10 juta, atau bahkan jika tidak ada modal akan kami bantu melalui KUR Bank BNI,” pungkasnya.(dai)



Apa Pendapatmu?