Alexa Metrics

Pemulihan Ekonomi Nasional, Pemprov Sumsel ajukan Pinjaman Dana ke Pemerintah Pusat

Pemulihan Ekonomi Nasional, Pemprov Sumsel ajukan Pinjaman Dana ke Pemerintah Pusat Ketua DPRD Sumsel, RA Anita Noeringhati.

indopos.co.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) mengajukan pinjaman dana sebesar Rp539.851.548.950, kepada pemerintah pusat melalui program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sebagai dampak Pandemi COVID-19.

Ketua DPRD Sumsel, RA Anita Noeringhati menyampaikan, selain langkah tersebut dilakukan oleh Pemprov Sumsel, juga sebagai imbas dari defisit APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) Sumsel 2020 karena DAK (Dana Alokasi Khusus) dan DBH (Dana Bagi Hasil) Migas (minyak dan gas) yang selama ini merupakan komponen terbesar dalam APBD tidak turun dari pemerintah pusat.

“Dana pinjaman itu diajukan melalui program Pemulihan Ekonomi Nasional sebagai dampak Pandemi COVID-19, sudah kita terima suratnya pada 19 Agustus 2020 lalu. Ini setelah kita mempertanyakan terkait belum diajukannya draft APBD Perubahan 2020,” jelas Anita.

Menurut dia, pinjaman yang disampaikan pihak Pemprov Sumsel ini merupakan program nasional yang harus disambut pemerintah daerah terutama untuk pemulihan ekonomi dan pembiayaan proyek infrastruktur.

“Jika nanti sudah ada kejelasan mengenai pinjaman ini maka APBD Perubahan baru akan diajukan. Tapi kita akan terus men-drive Pemprov untuk secepatnya diajukan jangan sampai terlambat seperti APBD 2019 yang lalu. Namun untuk pengajuan pinjamanan tersebut merujuk pada Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor :105/2020 bahwa diberitahukan kepada DPRD yang nantinya akan ada perjanjian dan syarat pinjamannya,” jelas Anita.(dai)



Apa Pendapatmu?