Alexa Metrics

Dirut Transjakarta Jelaskan Kronologis PHK Delapan Karyawannya

Dirut Transjakarta Jelaskan Kronologis PHK Delapan Karyawannya transjakarta

indopos.co.id – PT Transjakarta melakukan PHK (pemutusan hubungan kerja) kepada delapan orang yang melaporkan Direktur Utama (Dirut) Sardjono Jhony Tjitrokusumo ke Polda Metro Jaya, pada Senin (31/8/2020). Dirut Transjakarta membantah hal tersebut (pengaduan polisi) menjadi sebab dipecatnya karyawan perusahaan milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta itu.

“Bukan begitu ceritanya, aduan mereka itu terkait upah lembur nasional tahun 2015 sampai dengan 2019. Nah SK (surat keputusan) Direksi terkait hal itu sudah diterbitkan diakhir 2019. Masalah lembur sudah clear bahkan dengan 3 serikat pekerja yang ada waktu itu,” ungkap Jhony melalui keterangan tertulisnya, Rabu (2/9/2020).

Sedangkan PHK mereka, kata dia, sudah dijatuhkan skorsing dulu seminggu sebelumnya atas pelanggaran kategori berat terhadap peraturan perusahaan. “Jadi tidak ada itu mereka di PHK karena lapor polisi,” jelas Jhony.

Lebih lanjut dia menjelaskan, dirinya baru bergabung dengan PT Transjakarta sebagai Dirut pada 27 Mei 2020. “Saya sendiri “kan baru gabung jadi Dirut akhir Mei 2020, ya ‘kan jadi aneh tiba-tiba saya yang dilaporkan,” pungkasnya.

Sementara itu, Kuasa hukum Serikat Pekerja Transjakarta, Azas Tigor Nainggolan mengatakan, laporan yang dibuat ke polisi, karena penanggungjawab perusahaannya Dirut walaupun dia baru menjabat.

“Justru sebenarnya karyawan melaporkan harusnya mereka dirangkul. Karena mereka mau membantu Dirut membenahi amburadulnya manajemen Transjakarta. Harusnya mereka saat menuntut dirangkul. Tidak diskorsing dan di PHK. Itu jadi masalah baru buat Dirut. Teman-teman mau bantu Dirut malah dipecat,” jelasnya.(dai)



Apa Pendapatmu?