Alexa Metrics

Penyebaran COVID-19 di Kepri Tidak Terkendali

Penyebaran COVID-19 di Kepri Tidak Terkendali Warga Tanjungpinang, Kepri, mengikuti swab massal Covid-19. (Foto : Ogen /ANTARA)

indopos.co.id – Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mengklaim penyebaran kasus Corona sporadis. Artinya, klaster penyebaran virus tanka vaksin mulai tidak diketahui beberapa hari terakhir.

”Saat ini, kasus-kasus yang muncul dari titik-titik tidak diketahui atau tidak jelas dari mana asalnya,” tutur Juru Bicara Tim GTPP Covid-19 Provinsi Kepri Tjetjep Yudiana, di Tanjungpinang, Selasa (1/9).

Selama ini, kasus Covid-19 di Kepri sumbernya jelas dan terdeteksi dari kluster mana saja. Misalnya, kluster perjalanan dinas ke luar daerah atau pesawat Lion Air. ”Saat ini, kondisinya semakin mengkhawatirkan. Artinya, sudah masuk tahap transmisi lokal atau terjadi secara acak, bukan lagi karena kluster besar,” imbuhnya.

Tjetjep meminta masyarakat memperketat protokol kesehatan dengan tetap memakai masker, rutin mencuci tangan, dan menjaga jarak saat berada di tempat keramaian sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Masyarakat diimbau tidak makan bersama atau berkelompok. Itu karena termasuk berpotensi tinggi menyebarkan Covid-19. Di mana, tidak memakai masker, virus leluasa masuk, dibanding ketika menutup mulut dan hidung dengan masker.

Tjetjep mengingatkan tempat usaha rumah makan, kedai kopi, dan lainnya untuk menyediakan tempat duduk berjarak dan tidak berhadap-hadapan. Kemudian menyediakan tempat cuci tangan, mewajibkan pengunjung menggunakan masker, dan melakukan pengecekan suhu tubuh kepada pengunjung.

”Kalau ada tempat makan dan kedai kopi tidak menerapkan protokol kesehatan, sebaiknya jangan dikunjungi demi kesehatan bersama,” imbaunya.

GTPP Covid-19 mencatat di Provinsi Kepri jumlah kumulatif terkonfirmasi positif Covid-19 mencapai 1.024 kasus per Senin 31 Agustus 2020. Sedang tingkat kesembuhan 57,4 persen atau 588 orang. Jumlah kasus konfirmasi meninggal 3,7 persen atau 38 orang. Total jumlah kasus suspek di Kepri 354 orang, total suspek selesai (discarded) 2.526 orang. (ant)



Apa Pendapatmu?