Alexa Metrics

Chelsea Masih Menunggu Kedatangan Kai Havertz

Chelsea Masih Menunggu Kedatangan Kai Havertz Kai Havertz

indopos.co.id – Diam-diam bek Chelsea Toni Rudiger menjadi sosok di belakang layar di balik bergabungnya striker Timo Werner ke Stamford Bridge Juli lalu. Peran bek Chelsea yang sebelumnya merumput di AS Roma Italia ini mirip mak comblang. Ia ikut meyakinkan Werner soal prospek bermain di London barat. Kini, Rudiger kembali meyakinkan kompatriotnya yang lain agar bergabung ke Chelsea. Siapa lagi kalau bukan Kai Havertz.

Havertz memang menjadi target operasi transfer terbesar The Blues musim ini. Nama gelandang internasional Jerman berusia 21 tahun itu sudah santer disebut-sebut sebelum Werner bergabung. Sayangnya, hingga saat ini, negosiasinya masih berjalan alot.

Chelsea ingin sedikit menurunkan banderol 90 juta pounds yang diinginkan Bayer Leverkusen. Tetapi hingga berita ini diturunkan, manajemen Bayer Leverkusen tetap konsisten dengan banderol itu. Harga sebesar itu memang sangat mahal. Tetapi peran Kai di lapangan juga sangat menentukan. Ia menjadi aktor di balik bagusnya orkestrasi permainan Leverkusen di Bundesliga dengan 19 gol dan delapan asis. Havertz  adalah seorang playmaker masa depan. Kemampuan inilah yang membuat Leverkusen memasang harga setinggi langit.

‘’Semuanya berjalan sebagaimana mestinya. Saya ikut memberikan dorongan positif ke Werner sehingga dia bergabung. Peran itu akan saya lanjutkan sekarang. Saya berharap kali ini saya juga berhasil lagi,’’ ucap Rudiger yang dikutip Sportsmail, Selasa (2/9).

Persahabatan dekat Rudiger dengan Werner membuahkan hasil besar bagi Chelsea, saat the Blues menandatangani kesepakatan senilai 53 juta poundsterling untuk membawa salah satu striker tersubur di Bundesliga musim lalu itu ke Cobham.

Rudiger tidak menyangkal upayanya mengulangi trik itu kepada Havertz.  Tujuannya agar Havertz yang kini berusia 21 cepat-cepat merapat. Dengan demikian, pelatih Frank Lampard tinggal meramu komposisi tim dengan nyaman.

Pada musim ini, Chelsea menampilkan sejumlah wajah baru di beberapa posisi. Timo Werner  diharapkan menjadi predator di depan. Setelah ditinggal Eden Hazard ke Real Madrid, Chelsea berharap, sektor itu bisa diperankan dengan baik olah sang pendatang baru asal Ajax Amsterdam, Hakim Ziyech. Lini belakangnya juga diperkuat dengan hadirnya veteran asal Brasil Thiago Silva dari PSG dan Ben Chilwell dari Leicester.

Ambisi Chelsea tidak berhenti sampai di situ. The Blues terus memonitor gelandang Declan Rice dari klub satu kota West Ham. Rice adalah target masa depan Chelsea. Di luar itu, Lampard tinggal memikirkan soal opsi penjaga gawang.

Yang jelas, perpindahan Havertz ke Chelsea mungkin hanya soal waktu. Sebab,  Bayer Leverkusen hampir menyelesaikan kesepakatan dengan penyerang Roma Patrik Schick. Fakta ini tentu saja membuka jalan bagi Chelsea untuk menandatangani Kai Havertz.

Schick nampaknya tidak disukai di Roma setelah menghabiskan musim lalu dengan status pinjaman di Leipzig.  Kini tim Bundesliga itu baru saja mendatangkan Alexander Sorloth dari Crystal Palace. Dengan demikian, pintu bagi pemain berusia 24 tahun itu menuju ke rival mereka Leverkusen terbuka lebar.

Havertz berada di ambang bergabung dengan pasukan Frank Lampard setelah absen pada putaran terakhir evaluasi kebugaran klubnya menjelang pramusim.

Manajer Bayer Leverkusen Peter Bosz juga sudah pasrah Havertz pargi. Sayangnya, skuad kami belum ditentukan, katanya. “Saya tidak berharap Kevin Volland dan Kai Havertz berlatih bersama kami lagi. Kami pasti perlu mendatangkan pemain baru,’’ katanya.

Chelsea berharap bisa mendapatkan kesepakatan 70 juta pounds, tetapi Leverkusen menginginkan 90 juta penuh pounds.

Penangkapan Havertz oleh Chelsea akan mengakhiri jendela aktivitas yang menakjubkan setelah klub London barat itu mengambil empat nama. (*)



Apa Pendapatmu?