Ribuan Hektare Sawah di Karawang Terancam Kekeringan

indopos.co.id – Sekitar 1.000 hektare areal persawahan di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, terancam kekeringan pada musim kemarau tahun ini.

“Areal sawah yang terancam atau berpotensi kekeringan pada musim kemarau tersebar di delapan kecamatan,” kata Kabid Tanaman Pangan Dinas Pertanian setempat Edi Suryana kepada di Karawang, Rabu.

Delapan kecamatan itu adalah Kecamatan Pangkalan, Tegalwaru, Pakisjaya, Batujaya, Cibuaya, Cilamaya Wetan, Cilamaya Kulon, dan Kecamatan Banyusari. Ia mengaku sudah melakukan antisipasi agar musim kemarau tahun ini tidak mengakibatkan kekeringan yang berarti.

Pada musim kemarau ini pihaknya melakukan antisipasi dengan cara normalisasi saluran air, penambahan debit air dan penyiapan pompa air.

Baca Juga :

Kabupaten Rote Ndao di NTT Krisis Air Bersih

“Dengan upaya itu mudah-mudahan tidak terjadi kekeringan pada areal sawah yang sudah ada tanamannya agar tidak terjadi gagal panen,” kata dia.

Edi menyampaikan hingga kini belum ada laporan kekeringan areal sawah. Pihaknya juga terus berkoordinasi dengan Perusahaan Jasa Tirta II Jatiluhur.

Baca Juga :

Lagu Lama Kekeringan

Kepala Dinas Pertanian Karawang Hanafi menyampaikan agar para petani bisa lebih efisien menggunakan air saat musim kemarau.

“Petani diharapkan menggunakan air seefisien mungkin sesuai dengan kebutuhan tanaman,” kata dia.

Para petani juga perlu bergotong-royong untuk memperbaiki saluran irigasi tersier. Tujuannya ialah agar air di saluran irigasi tersier tidak banyak terbuang.

“Semua upaya antisipasi kekeringan telah kami sampaikan kepada para petani agar mereka bisa lebih waspada,” kata Hanafi. (ant)

Komentar

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.