Alexa Metrics

Dampak Satu Karyawan Positif COVID-19, Seluruh Pegawai Kantor Bulog Lebak Dites Swab

Dampak Satu Karyawan Positif COVID-19, Seluruh Pegawai Kantor Bulog Lebak Dites Swab Ilustrasi tes swab atau PCR (polymerase chain reaction). (Foto: Freepick.com)

indopos.co.id – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lebak melakukan tes swab atau PCR (polymerase chain reaction) terhadap seluruh pegawai dan petugas security Subdivre Badan Urusan Logistik (Bulog) Kabupaten Lebak, Rabu (2/9.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Lebak dr Firman Rahmatullah  mengatakan, pelaksanaan tes usap terhadap seluruh karyawan BUMN tersebut, untuk tracking setelah ada pegawai kanor Subdivre Bulog Kabupaten Lebak.

”Tes swab secara massal oleh Gugus Tugas Penanganan Covid-19 dan Dinkes Lebak dilakukan setelah salah seorang karyawan di Subdivre Bulog Lebak dinyatakan positif corona. Pegawai itu baru pulang bepergian dari luar kota,” jelas Firman juga.

Firman juga mengatakan, ada puluhan pegawai di salah satu perusahaan BUMN itu yang mengikuti tes swab guna mendeteksi penularan. Kini, pegawai Subdivre Bulog Lebak yang positif COVID-19 tengah menjalani perawatan di RSUD Banten.

Ia juga menjelaskan, beberapa pegawai Bulog Lebak yang sudah di-swab test adalah orang yang pernah kontak erat dengan pasien corona, ketika pasien itu masuk kerja pada Senin pekan lalu. ”Penelusuran ini akan diperluas lagi jika hasil laboratorium menyatakan bila orang yang pernah kontak erat itu terkonfirmasi positif,” cetusnya.

Firman mengimbau masyarakat tetap mematuhi protokol kesahatan, seperti menjaga jarak, menggunakan masker, rajin mencucui tangan, dengan sabun atau hand sanitizer dan menghindari kerumunan.

Selain itu juga, Firman meminta agar warga mematuhi Perbup Nomor 28 Tahun 2020 tentang Pedoman Adaptasi Kebiasaan Baru di Kabupaten Lebak. ”Wajib patuhi perbub. Agar terhindar dari penularan corona,” tukasnya.

Sementara itu, Kepala Subdivre Bulog Lebak Meitha Nova Riany membenarkan salah satu karyawannya positif terpapar virus corona usai ikut prosesi pemakaman orangtuanya yang meninggal di Bekasi, Jawa Barat.

”Sekarang seluruh karyawan yang pernah kontak erat dengan beliau, saya minta melakukan isolasi mendiri,” ujarnya kepada INDOPOS, Rabu (2/9).

Sementara itu, salah seorang petugas security Bulog Lebak kepada INDOPOS mengungkapkan, saat pegawai berinisial Ayang dinyatakan positif corona itu masuk kerja banyak melakukan kontak dengan karyawan, termasuk dengan dirinya.

”Ketika Senin (24/8) lalu, pak A masuk kerja dan kelihatan seperti orang kedinginan. Jalannya juga sempoyongan saat mau salat ke musala. Setelah itu, Selasa tidak pernah lagi masuk kerja,” ungkap satpam yang minta namanya jangan dikorankan tersebut. (yas)



Apa Pendapatmu?