Simulasi Kejuaraan Piala Thomas dan Uber 2020, Tim Rajawali Raih Posisi Teratas

indopos.co.id – Pemain tunggal kedua tim Rajawali, Karono, tidak menyangka timnya meraih posisi teratas di ajang PBSI Thomas & Uber Cup Simulation 2020. Tim Rajawali berhasil memenangkan ketiga pertandingan sepanjang simulasi ini.  “Hasil ini di luar ekspektasi, target awalnya juara kedua,” kata Karono dalam wawancara setelah pertandingan di Pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta, Kamis (3/9).

Karono pun tampil baik selama gelaran simulasi. Pemain asal klub Jaya Raya ini tak terkalahkan bahkan tak kehilangan satu game pun. Di laga pertama melawa tim Garuda, Karono mengalahkan Ikhsan Leonardo Imanuel Rumbay dengan skor 21-18, 21-17. Pada laga selajutnya melawan Firman Abdul Kholik dari tim Harimau, Karono juga memetik kemenangan dengan skor 21-14, 21-10.

Di pertandingan ketiga malam ini, Karono kembali menang straight game dan menyumbang angka bagi tim Rajawali. Ia megalahkan perwakilan tim Banteng, Gatjra Piliang Fiqihillahi Cupu dengan skor 21-16, 21-16.

“Soal strategi, lebih ke tahan-tahanan main saja. Kalau cara main kan sama, kami sering latihan bareng,” ujar Karono soal pertandingan.

“Menurut saya, penampilan saya sudah maksimal. Tapi masih ada kesalahan-kesalahan yang perlu diperbaiki. Setelah melakukan evaluasi, fokus saya harus ditingkatkan karena fokus itu penting, terutama untuk poin-poin 15 ke atas,” beber Karono.

Tim Rajawali sementara unggul 3-0 dari tim Banteng. Di partai keempat, ganda kedua tim Rajawali, Pramudya Kusumawardhana/Yeremia Erich Yoche Rambitan sedang bertarung melawan M. Reza Pahlevi Isfahani/Sabar Karyaman Gutama.

Sementara itu Jonatan Christie beberkan kunci kemenangan tim Rajawali. Tim Rajawali telah memastikan tempat pertama setelah sementara merebut dua kemenangan atas tim Garuda dan Harimau.

Pertandingan ketiga yang tengah berlangsung hari ini tak lagi berpengaruh pada poin tim Rajawali karena secara head to head mereka sudah unggul dari tim Garuda dan Harimau.

Meski sudah memastikan diri jadi jawara, Jonatan yang menjadi motor tim Rajawali tetap berjuang maksimal merebut kemenangan dari lawannya hari ini, Shesar Hiren Rhustavito. Duel kedua tunggal putra ini akhirnya dimenangkan Jonatan dengan skor 22-20, 21-17.

“Walaupun kami sudah juara tapi kami tetap mau lakukan yang terbaik di pertandingan ini. Karena suatu saat nanti pemain muda seperti Karono, Pram (Pramudya Kusumawardana)/ Yeremia (Erich Yoche Rambitan) bisa main di Piala Thomas, dan simulasi ini bagus untuk latihan,” kata Jonatan setelah pertandingan.

“Kunci kemenangan tim kami adalah kompak. Kami bersyukur usia anggota tim kami tidak beda jauh, kami saling support. Mungkin orag melihat kami lebay baget sih simulasi pakai yel-yel. Tapi kami memang mau menjalani simulasi ini seperti di pertandingan resmi,” ungkap Jonatan soal timnya. (bam)

Komentar

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.