Alexa Metrics

Kementerian BUMN Berikan Mentoring Gratis untuk Karyawan asal Papua

Kementerian BUMN Berikan Mentoring Gratis untuk Karyawan asal Papua kantor bumn

indopos.co.id – Sebanyak 522 putra dan putri terbaik Papua telah direkrut, dan bekerja di berbagai perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Untuk memastikan agar karyawan dan karyawati yang telah direkrut oleh berbagai BUMN ini mengalami perkembangan karir yang signifikan, maka Forum Human Capital Indonesia (FHCI) bersama dengan Kementerian BUMN, Yayasan Kitong Bisa, bersama dengan BNI, BRI, Pegadaian dan Pertamina melaunching sebuah program webinar

“Ini merupakan komitmen kami untuk mendukung program Presiden Joko Widodo, dan juga merupakan bentuk kontribusi kami untuk membangun Tanah Air,” mterang Eko Kurniawan, Ketua Panitia Pelaksana Mentoring Daring Karyawan BUMN asal Papua Eko Kurniawan dalam keterangan persnya, Sabtu (5/9/2020).

Dia menambahkan, seri pertama program mentoring gratis untuk karyawan dan karyawati asal Papua yang bekerja di berbagai BUMN yang ada di Indonesia, sudah diluncurkan pada Rabu (2/9/2020).

Program ini bertajuk “Mempertahankan Semangat kerja di Tengah Pandemi COVID-19”, dengan tujuan tetap menjaga semangat dan prestasi kerja para karyawan dan karyawati asal Papua ini. Walaupun di tengah Pandemi COVID-19 yang melanda tanah air, bahkan seluruh dunia.

Hadir dalam sesi mentoring ini, Direktur Freeport Indonesia Claus Wamafma, Staf Khusus Presiden Indonesia Billy Mambrasar, keduanya menjadi mentor birtual, mewakili sosok Putra Papua yang telah sukses berkarir di sektor swasta.

Billy Mambrasar, yang juga adalah putra asal Saireri, yang pernah bekerja di sektor swasta, memaparkan pengalamannya bekerja di salah satu perusahaan swasta. Yakni ketika krisis menghantam dunia, termasuk Indonesia.

Kala itu pada 2008, saat tahun pertama kali saya lulus dan bekerja sebagai seorang karyawan di perusahaan swasta, lalu terjadi krisis keuangan. Waktu itu Billy mengaku sudah pasrah akan dipecat.

“Akan tetapi saya tetap bekerja keras dan berprestasi, tidak terpengaruh keadaan yang terjadi. Puji Tuhan, prestasi saya dihargai oleh perusahaan tempat saya bekerjandan malah jabatan saya dinaikkan,” pungkasnya.

Claus Wamafma menekankan kedisiplinan sebagai kunci utama sukses dalam mengejar karir hingga ke puncak.

“Saya berharap anak-anak Papua yang telah berkarya di BUMN saat ini dapat fokus mengembangkan kemampuan soft skills-nya. Sehingga dapat sukses bertahan dalam kondisi apapun,” pungkasnya.

Adapun karyawan BUMN asal Papua yang telah direkrut dan bekerja di BUMN, misalnya Neil Aiwoy, dari PLN Wilayah Papua dan Papua Barat. Lulusan UGM ini menyatakan ingin bekerja lebih keras lagi untuk membangun yanah Papua.

“Saya ingin, bukan hanya saya membangun listrik saja di Tanah Papua, akan tetapi saya dapat juga membangun manusianya,” pungkasnya.(dai)



Apa Pendapatmu?