Chelsea Penuhi Pinangan, Hati Kai Havertz Tertambat di Real Madrid

indopos.co.id – Kini terjawab sudah mengapa proses transfer Kai Havertz dari Bayer Leverkusen ke Chelsea berlarut-larut sampai sekarang. Rupanya, muncul adangan besar yang harus diselesaikan dengan cara persuasif dan menyentuh. Adangan itu tidak datang dari luar, tapi dari diri Havertz sendiri.

Gelandang internasional Jerman ini ternyata sudah merancang klub pilihannya sendiri. Sayangnya, klub pilihan Havertz ternyata bukan Chelsea. Jangankan Chelsea Bayern Munich saja ditolak. Havertz ternyata sudah merancang rencana sendiri sejak jauh-jauh hari, bahkan sebelum pandemic covid-19 menerjang seluruh bangsa. Ia memilih Real Madrid.

Baca Juga :

Chelsea Masih Menunggu Kedatangan Kai Havertz

Sayangnya, hingga sekarang media massa Jerman tidak bisa mengorek lebih dalam apakah Real Madrid memang sudah mengajukan penawaran resmi ke Bayer Leverkusen. Melihat pergerakannya, Madrid nampaknya belum melakukan penawaran apa pun. Entahlah kalau pendekatan personal.  Sebab, kalau sudah mengajukan proposal tentu manajemen Bayer Leverkusen tidak berani membuka perundingan dengan Chelsea.

 

Kai Havertz secara sensasional ternyata lebih memilih bergabung dengan Real Madrid daripada Chelsea sebelum pandemi virus corona menghancurkan harapannya.

Bintang muda Bayer Leverkusen itu semakin dekat untuk pindah ke Stamford Bridge musim panas ini setelah klub Bundesliga menerima tawaran yang diyakini bernilai 89 juta poundsterling. Tapi Marca kini mengklaim bahwa Havertz justru bermimpi pergi ke Bernabeu. Sayang, mimpinya dihancurkan virus corona yang membuat Real Madrid juga harus berpikir ulang untuk membeli amunisi baru.

Dan, pernyataan tersebut sudah disampaikan ke publik sejak Juli lalu. Kala itu, Real mengatakan, mereka tidak akan masuk ke bursa transfer sambil menunggu pandemi ini berlalu. Tampaknya pernyataan inilah yang membuat Havertz sengaja mengulur-ulur persetujuannya dengan Chelsea.

Havertz juga dilaporkan menolak minat dari pemenang Liga Champions 2019-2020, Bayern Munich. Ia bahkan terang-terangan mengatakan ingin bekerja di bawah Zinedine Zidane.

Kini, klub London barat itu mampu menutup negosiasi setelah meyakinkan Havertz untuk membeli proyek ambisius mereka menjelang musim baru. Pers di Jerman telah mengklaim bahwa Leverkusen agak setegah hati menerima paket besar dari Chelsea. Padahal, besaran kesepakatan itu menjadi rekor klub untuk tim Liga Premier. Tawaran 80 juta euro dengan tambahan 20 juta euro dikatakan sudah cukup untuk meyakinkan Leverkusen untuk berpisah dengan aset mereka.

Direktur Chelsea Marina Granovskaia telah melakukan pembicaraan dan tampaknya akhirnya membuat terobosan. Pers-pers Jerman mengatakan, Havertz yang diduetkan dengan Timo Werner untuk bertarung di Liga Nations kemungkinan besar tidak bisa lagi mengelak. Karena ia tentu tidak hanya menunggu kabar angin dari Real Madrid.

Chelsea kini terus menunggu isyarat dari Havertz untuk memastikan bahwa musim mereka kali ini berjalan dengan baik penuh harapan. Bos besar Roman Abramovich sudah ingin melihat Chelsea kembali bertarung di papan atas untuk berebut gelar Liga Inggris dan Liga Champions, bukan Liga Europa. (*)

Komentar

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.