Pasangan Positif COVID-19, Bakal Calon Wakil Wali Kota ini Datang ke KPU Sendiri

indopos.co.id – Bakal calon wali kota Banjarbaru, Aditya Mufti Ariffin, tidak bisa hadir saat proses pendaftaran pasangan calon wali kota dan wakil wali kota karena diduga terkonfirmasi positif terinfeksi Covid-19.
“Pendaftaran pasangan bakal calon Aditya-Wartono bisa diterima dan berkas pencalonan maupun berkas calon memenuhi syarat sehingga bisa diproses lebih lanjut,” ujar Ketua KPU Banjarbaru, Hegar Hidayat, di Banjarbaru, Minggu.
Ia mengatakan pasangan Aditya yakni Wartono tetap datang ke Kantor KPU Banjarbaru menyerahkan berkas pendaftaran, didampingi pimpinan partai politik pengusung seperti PPP, PDI Perjuangan, dan Partai Gerindra.
Baca Juga :
Meski pun tidak bisa hadir dan hanya terhubung melalui panggilan video dengan anggota KPU Banjarbaru, pencalonan pria yang akrab disapa Opie itu tetap bisa diterima komisi penyelenggara pemilu itu.
Hidayat mengatakan, mereka juga sudah menerima surat keterangan dari pihak terkait mengenai kondisi kesehatan Aditya kemudian melihat langsung kondisi yang bersangkutan melalui panggilan video.
“Kami sudah melakukan panggilan video dengan Aditya, kondisinya pakai masker dan kelihatan baik. Kendala ke depan hanya pemeriksaan kesehatan yang tertunda karena menyesuaikan kondisi yang bersangkutan,” ucapnya.
Sementara itu Wartono mantap maju mencalonkan diri dan berkeyakinan bakal calon wali kota itu segera pulih sehingga bisa menjalani proses pencalonan lebih lanjut sesuai jadwal KPU setempat.
“Kami mantap maju mendampingi Aditya dan kondisinya sekarang dalam tahap pemulihan. Doakan cepat pulih sehingga bisa kembali ke Banjarbaru dan menjalani pemeriksaan kesehatan yang telah dijadwalkan,” ujarnya.
Informasi lain yang diperoleh dari Plt Ketua DPC PPP Banjarbaru, Subakhi, kondisi Aditya yang juga ketua DPW PPP Kalimantan Selatan, baik setelah sebelumnya dinyatakan positif terinfeksi Covid-19 namun sekarang sudah negatif.
“Kondisi Aditya sekarang masih dalam tahap pemulihan. Hasil swab sudah negatif dan masih menjalani karantina mandiri sehingga belum bisa kembali ke Banjarbaru,” ujar anggota DPRD Banjarbaru itu. (ant/ash)

Komentar

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.