Alexa Metrics

Gelar Perkara Jaksa Pinangki, Kejagung Ingin Buktikan Tak Ada yang Ditutupi

Gelar Perkara Jaksa Pinangki, Kejagung Ingin Buktikan Tak Ada yang Ditutupi Suasana Kompleka Kejaksaan Agung, saat gelar perkara Jaksa Pinangki, Selasa (8/9/2020). Foto: Purwoko/INDOPOS

Gelar perkara terkait kasus dugaan suap Jaksa Pinangki Sirna Malasari dilaksanakan pada Selasa (8/9/2020). Kegiatan ini dipimpin langsung Wakil Jaksa Agung Setia Untung Arimuladi, dan telah mendapat izin Jaksa Agung Sanitiar (ST) Burhanuddin. Gelar perkara juga dihadiri oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Kepolisian Republik Inonesia (Polri), Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan, serta Komisi Kejaksaan.

“Dengan adanya gelar perkara ini maka membuktikan bahwa kejaksaan tidak pernah menutup-nutupi penanganan perkara ini,” ujar Jaksa Agung Muda bidang Pidana Khusus Kejagung Ali Mukartono, di kompleks Kejagung, Selasa (8/9/2020).

Ali menjelaskan, gelar tersebut dilakukan saat ini karena kelengkapan materi sudah mencapai sekitar 80-90 persen. Materi untuk digelar akan terbatas apabila dilakukan di awal penanganan perkara.

“Karena sekarang lah bahkan untuk digelar itu sudah mencapai 80 sampai 90 persen. Kalau di awal, kalau kita lakukan gelar, ya kita tidak bisa gelar apa materinya,” jelasnya. Pihaknya juga memastikan sudah menyampaikan materi perkara secara terbuka di hadapan instansi lain yang hadir.

“Kami juga meminta masukan atas kekurangan yang ada. Kejagung pun mengucapkan terima kasih atas masukan yang diterima,” tuturnya. (wok)



Apa Pendapatmu?