Penerapan Protokol Kesehatan di Masa Pandemi COVID-19 adalah Harga Mati

Penerapan protokol kesehatan semasa COVID-19 adalah harga mati. Apalagi vaksin itu masih belum ditemukan. Mengapa? Berikut petikan wawancara INDOPOS dengan Ketua Tim Pakar dan Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito.

 Seberapa penting penerapan protokol kesehatan di masa normal baru?

Itu harga mati. Karena belum ditemukan vaksin dan proteksi lainnya. Dan protokol kesehatan ini melindungi kita terpapar virus COVID-19.

 Bagaimana agar masyarakat disiplin menerapkan protokol kesehatan?

Untuk disiplin, masyarakat harus paham apa sih protokol kesehatan ini. Lalu bagaimana masyarakat bisa paham? Maka harus ada sosialisasi pesan yang mudah dipahami masyarakat. Dan ini menjadi tanggung jawab bersama.

 Lalu seperti apa pesan itu dan siapa saja yang bisa dilibatkan?

Pesan ini adalah pesan yang mudah dicerna masyarakat dari berbagai lapisan. Dan harus ada kontrol atau penegakan disiplin yang ketat. Kunci utamanya disiplin menjalankan protokol kesehatan.

Yang bisa menyampaikan pesan ini adalah semua pihak, seperti pemerintah, tokoh masyarakat, tokoh pendidikan dan tokoh agama. Sesuai dengan ketokohannya.

 Namun bagaimana mereka yang berada di daerah. Mereka kerap abai?

Ya harus dicari. Apa mereka sudah menerima pesan dan memahaminya. Belum tentu mereka ini sudah mendapatkan pesan itu. Harus secara berjenjang melakukan sosialisasi, dari daerah hingga pusat.

Agar pesan ini diterima, medianya pun harus bervariatif. Misalkan masyarakat belum terjangkau media sosial (medsos), maka pesan bisa disampaikan melalui pengeras suara di masjid atau tempat ibadah lainnya.

Untuk menyentuh semua lapisan masyarakat, maka caranya pun berbeda-beda. Itu harus disentuh berulang-ulang. Tujuannya, agar tidak saling menulari atau tertular virus COVID-19.

 Bagaimana dengan pemberlakuan sanksi pada penerapan protokol kesehatan?

Pemberlakuan sanksi pada penerapan protokol kesehatan beragam. Dari sanksi denda, sanksi sosial lainnya. Sanksi ini sudah tepat, dengan tetap mempertimbangkan kondisi masyarakat. Seperti sanksi denda uang bagi masyarakat mampu, jumlah itu kecil. Namun bagi masyarakat tidak mampu atau ekonomi bawah, dengan denda itu mereka akan takut. Dan menjadi patuh. Intinya disesuaikan dengan kondisi masyarakatnya.

 Apa pesan Anda kepada masyarakat terkait protokol kesehatan?

Pesannya, gunakan masker yang benar dan selalu menggunakan masker apabila berinteraksi dengan orang lain atau di tengah masyarakat. (nas)

Komentar

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.