Alexa Metrics

Gelar Paripurna Virtual, DPRD Depok Bahas Dua Hal Penting

Gelar Paripurna Virtual, DPRD Depok Bahas Dua Hal Penting Suasana rapat paripurna DPRD Kota Depok. Foto: Tumpak M Tampubolon/INDOPOS

indopos.co.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Depok menggelar rapat paripurna. Dalam rapat itu ada dua pembahasan penting yang dilakukan legislatif terhadap kegiatan kerja Pemkot Depok. Apalagi, hal itu menyangkut regulasi baru dan hari jadinya kota penyanggah DKI Jakarta.

Ketua DPRD Kota Depok, Yusufsyah Putra mengatakan, ada dua pembahasan penting yang dilakukan dalam rapat paripurna itu. Diantaranya penyampaian pandangan umum fraksi atas empat rancangan peraturan daerah (Raperda) serta rangka HUT ke-21 DPRD Depok.

“Benar ini yang dibahas pada paripurna. Ini sangat penting karena ada pengajuan regulasi baru dan persiapan HUT DPRD juga. Semua harus berjalan dan diselesaikan,” katanya saat ditemui di Gedung DPRD Depok, Selasa (8/9/2020).

Dijelaskan Yusufsyah, adapun empat reperda itu yakni raperda tentang Penyelenggaraan Kearsipan, raperda perubahan Perda Nomor 10 tahun 2016 tentang pembentukan dan susunan perangkat daerah, raperda tentang pengelolaan pasar rakyat, serta pengelolaan keuangan daerah. Dimana dalam regulasi itu DPRD memberikan masukan kepada Pemkot Depok untuk menyempurnakan aturan yang akan diterapkan masyarakat.

“Jadi nanti sebelum disahkan, raperda ini sudah sempurna. Tidak ada lagi nanti revisi, apalagi itu berkaitan dengan sanksi. Disini kami bahas semua,” paparnya.

Soal pembahasan HUT ke-21 DPRD Depok, sambung Yusufsyah, pembahasan itu lebih ditujukan pada persoalan pembangunan dan kebersamaan dalam keberagaman. Mengingat ditengah pandemi Covid-19 hal tersebut tak dapat dilaksanakan. Sehingga peran anggota DPRD untuk mewujudkan itu dapat dilakukan dari beberapa program kerja para anggota.

“Dengan kebersamaan ini mudah-mudahan teman-teman berbeda partai, ide dan gagasan, serta berbeda politik, namun satu tujuan yang sama dapat menyerap aspirasi dari masyarakat. Tentu tujuannya untuk kesejahteraan masyarakat juga. Kami juga harus berperan mengatasi COVID-19,” imbuhnya.

Sementara, Wali Kota Depok Indris Abdul Shomad menegaskan, penyampaian empat raperda itu untuk mewujudkan bergam aspek kerja baik itu di Pemkot Depok dan masyarakat. Seperti penyelenggaraan kearsipan guna mewujudkan tertib pengelolaan arsip.

Selanjutnya raperda perubahan Perda Nomor 10 tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kota Depok unuk menata berbagai bidang kelembagaan. Hingga raperda tentang pengelolaan pasar rakyat untuk menata pasar tradisional.”Intinya semua berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Semua akan tertata dengan baik. Dan ini akan memudahkan pengontrolan itu,” tuturnya.

Idris pun menuturkan, pihaknya sangat terbantu dengan adanya saran dan masukan, serta rekomendasi yang telah disampaikan masing-masing fraksi DPRD itu. Pihaknya pun akan segera menyempurnakan raperda tersebut. Dia pun berharap dengan HUT DPRD ke 21 dapat membuat Depok semakin maju dalam segala hal.

“ini bentuk sinergitas yang ingin kami capai. Toh semua ini tercapai jika berbagai pihak memberikan masukan. Kami harap DPRD terus berkarya di hari jadinya itu,” pungkasnya.(cok)



Apa Pendapatmu?