Alexa Metrics

COVID-19, Pedagang Setu Babakan Juga Kena Ganjil Genap

COVID-19, Pedagang Setu Babakan Juga Kena Ganjil Genap

Indopos.co.id – Wabah COVID-19 juga membuat para pedagang di Kawasan Perkampungan Budaya Betawi (UPK PBB) Setu Babakan memberlakukan sistem ganjil genap. Sehingga, dari 400 pedagang yang ada, setiap hari hanya dibolehkan 200 pedagang beroperasi.

“Sudah sejak akhir Juni diberlakukan ganjil genap, kita sih ikut aja apalagi demi kebaikan kita,” kata salah seorang pedagang kerak telor, Yoh (45) saat dijumpai, Selasa. Menurut dia, hingga kini kebijakan masih diterapkan secara tertib oleh pedagang.

Sementara itu, Ani (55) penjual minuman di Setu Babakan mengatakan pendapatannya menurun drastis sejak pandemi COVID-19 melanda. “Kalau sekarang selama pandemi, yang biasanya setiap hari ada pemasukan, sekarang kan digilir, sehari dapat sehari tidak,” kata Ani. Meskipun dibatasi berjualan, pedagang mengaku sehari bisa mendapatkan penghasil paling rendah Rp100 ribu dari berjualan mulai pukul 09.00-16.00 WIB.

Sementara itu Kepala UPK PBB Imron menyebutkan sejak diberlakukan sistem ganjil genap pedagang kebanyakan patuh menjalaninya, hal ini terpantau dari hasil pengawasan yang dilakukan pihaknya. “Sampai saat ini pedagang masih tertib dan patuh mengikuti aturan. Ganjil genap masih kita berlakukan dengan pengawasan,” kata Imron.

Tidak hanya itu, kapasitas pengunjung Setu Babakan juga dibatasi 50 persen, termasuk pengunjung makan di tempat juga dibatasi. Pedagang juga dilarang menggelar tikar untuk lesehan pengunjung guna menghindar kerumunan. (fol/ant)



Apa Pendapatmu?