Alexa Metrics

Ancam Tutup Hotel Aston Kuningan Suites 

Ancam Tutup Hotel Aston Kuningan Suites  Para tersangka kasus pesta sex penyuka sejenis tengah menjalani pemeriksaan oleh aparat kepolisian. (Foto: Iqbal/INDOPOS)
indopos.co.id – Pengusaha pariwisata memiliki kewajiban mencegah pelanggaran hukum. Seperti kasus pesta seks puluhan pria penyuka sesama jenis (gay) di Hotel Aston Kuningan Suites, Setia Budi, Jakarta Selatan, Sabtu (29/8/2020) lalu, di Hotel Aston Kuningan Suites.
Sebelumnya juga diselenggarakan kegiatan asusila itu pada Maret 2020 lalu. Pesta seks penyuka sejenis kedua kalinya itu digelar di Lantai 6 Penthouse Suites.
Menanggapi hal itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) DKI Jakarta Gumilar Ekalaya mengaku tengah mendalami kasus tindak pidana asusila itu.
Bila manajemen Hotel Aston Kuningan Suites terlibat dalam praktik prostitusi, kata Gumilar, pihaknya akan mencabut Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP).
Pencabutan TDUP sesuai dengan Peraturan Gubernur (Pergub) DKI Jakarta No. 18/2018 tentang Penyelenggaraan Usaha Pariwisata.
“Sesuai Pergub 18 Tahun 2018, Kalo ada bukti keterlibatan dari pihak manajemen (Hotel Aston Kuningan Suites), bisa dicabut izin usaha pariwisatanya,” tandas dia, Selasa (8/9/2020).
Dengan pencabutan TDUP, sambung Gumilar, operasional Hotel Aston Kuningan Suites secara keseluruhan akan ditutup.
Sejalan dengan penyelidikan, Gumilar mengaku masih belum mengetahui perizinan yang dimiliki Hotel tersebut.
Kini, Dinas Parekraf DKI tengah berkoordinasi dengan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) DKI Jakarta terkait perizinan tersebut.
“Ini kita lg cek ke PTSP,” tukas dia. (ibl)



Apa Pendapatmu?