Alexa Metrics

Data Penerima Bansos Amburadul

Data Penerima Bansos Amburadul BUNGKUS-Ilustrasi penyiapan paket sembako bantuan Presiden. DOK Indopos
indopos.co.id – Banyaknya data tidak lengkap menjadi salah satu tantangan dalam manajemen data bantuan sosial atau bansos di tanah air.
“Banyak terdapat data tidak lengkap, Nomor Induk Kependudukan (NIK) tidak lengkap, penerima bantuan tidak disertai NIK dan anomali-anomali lainnya,” ujar Staf Khusus Menteri PPN/Bappenas Ervan Maksum saat diskusi daring dengan tema menyoal data bansos COVID-19 dan pentingnya audit teknologi untuk menguraikan ketidakharmonisan data di Jakarta, Rabu (9/9/2020).
Kemudian tantangan manajemen data terkait bantuan sosial lainnya meliputi duplikasi NIK l, seperti digunakan oleh lebih dari satu orang nama dalam daftar penerima bantuan.
Sebagai contoh, kata dia, terdapat satu NIK yang digunakan dengan enam nama berbeda dalam penerima Program Keluarga Harapan (PKH). Sehingga, seluruh nama tersebut menerima bantuan PKH.
Ia mengatakan, data yang tidak ter-update atau diperbarui juga menjadi tantangan manajemen tersendiri. Misalnya data terkait dengan lokasi domisili, status pekerjaan dan lainnya.
“Sebagai contohnya kondisi ekonomi sudah tergolong baik, akan tetapi masih terdata sebagai masyarakat rentan,” beber dia. (ant)



Apa Pendapatmu?