Alexa Metrics

Siapkan Keranda untuk Pelanggar PSBB Protokol Kesehatan

Siapkan Keranda untuk Pelanggar PSBB Protokol Kesehatan SANKSI – Dua warga di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, tak bermasker diminta menyapu karena melanggar protokol kesehatan. (ant)

indopos.co.id – Pemerintah Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, mewacanakan menambah sanksi bagi pelanggar protokol kesehatan. Tentunya dengan menimbang ketika sanksi sosial dan denda tidak memberikan dampak signifikan. Sanksi tambahan yakni, masuk kamar mayat dan keranda mobil ambulans.

“Tambahan sanksi tersebut, masih sebatas wacana. Ide tersebut muncul ketika bertemu dengan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompinda), ngobrol-ngobrol bagaimana kalau sanksi ditambah dimasukkan kamar mayat dan keranda ambulans untuk efek jera saja,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kudus M Hartopo di Kudus, Rabu (9/9/2020).

Ia mengungkapkan, masih melihat perkembangan dari penerapan Perbup No. 41/2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian COVID-19.

Martopo mengakui, kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan belum meningkat signifikan. Setiap petugas turun ke lapangan melakukan operasi masker maupun protokol kesehatan masih dijumpai pelanggaran.

Para pelanggar protokol kesehatan, lanjut dia, lebih memilih sanksi sosial dan administrasi, dibandingkan sanksi denda. “Kami juga berterima kasih kepada TNI dan Polri yang turut membantu pendisiplinan warga,” kata dia. (ant)



Apa Pendapatmu?