Alexa Metrics

BNN Bakal Tindak Tegas Diskotek Tempat Peredaran Narkoba

BNN Bakal Tindak Tegas Diskotek Tempat Peredaran Narkoba Ilustrasi
indopos.co.id – Badan Narkotika Nasional (BNN) melalui BNNP DKI Jakarta akan menindak tegas diskotek di Jakarta Barat yang beroperasi secara diam-diam dan menjadi tempat peredaran narkoba.
Kepala BNN Komjen Heru Winarko mengatakan di PSBB masa transisi ini BNNP DKI Jakarta tetap harus memberi pengawasan lebih.
“Kalau nanti mereka (BNNP DKI) tidak bisa memberi penindakan tentunya kami (BNN pusat) yang akan turun,” ujar Heru, dalam rilis yang diterima wartawan, Kamis (10/9/2020).
Penindakan tersebut sebagai tindak lanjut penyelidikan terhadap sejumlah diskotek di Jakarta Barat yang buka saat PSBB dan jadi tempat peredaran narkoba. Hasil penyelidikan diketahui sejumlah diskotek menerapkan pengawasan ketat terhadap tamu yang masuk. Hanya pelanggan tetap yang masuk dan transaksi ekstasi Rp 600 ribu per butir.
“Kami dari BNN melihat diskotek ini dijadikan tempat transaksi narkoba.
“Sebelumnya pemerintah daerah pernah menindak, namun kini kembali buka meski dimasa PSBB,” terangnya.
Sebelumnya Satpol PP DKI Jakarta pada bulan Juli 2020 lalu menggerebek diskotek Top One di Jakarta Barat yang masih nekat buka. Namun belum juga diketahui sanksi yang diberikan Pemprov DKI.
Meski begitu, Badan Narkotika Nasional (BNN) kembali mendapati adanya diskotek di wilayah DKI Jakarta yang jadi tempat peredaran narkoba di masa pandemi COVID-19.
Deputi Pemberantasan BNN Irjen Arman Depari mengatakan hasil investigasi jajarannya menemukan ada diskotek di Jakarta yang sembunyi-sembunyi buka.
“Yang kami lihat bandar ini malah lebih aman dalam menjalankan bisnisnya. Tempat hiburan yang pura-pura tutup dimanfaatkan agar penjualan itu semakin lancar,” kata Arman saat dikonfirmasi di Jakarta Timur, Kamis (3/9/2020).
Meski tidak membeberkan nama diskotek, Arman menyebut diskotek yang pura-pura tutup lalu jadi tempat peredaran narkoba ada lebih dari satu. “Karena mereka (sindikat) menganggap masa pandemi dan tak ada razia, mereka dengan tenangnya bertransaksi narkotika. Jadi pengguna tenang, bandar untung banyak, karena tak ada lagi razia,” ujarnya.
Diberitakan sebelumnya Sebuah diskotek di Duri Kepa, Kebon Jeruk, Jakarta Barat digeruduk Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jakarta Barat. Diskotek bernama Top One itu ketahuan buka di tengah pembatasan sosial berskala besar masa transisi. Razia yang digelar pukul 10.30 WIB itu berhasil menjaring ratusan pengunjung diskotek.
“Razia digelar untuk meninjau ketaataan tempat hiburan malam di tengah PSBB masa transisi,” tandas Kasie Ops Penindakan Satpol PP Jakarta Barat Ivand Sigiro. (wok) 



Apa Pendapatmu?