Alexa Metrics

Dua Wonderkid Timnas Inggris Langgar Protokol Kesehatan

Dua Wonderkid Timnas Inggris Langgar Protokol Kesehatan

indopos.co.id – Pelanggaran protokoler kesehatan yang dilakukan dua wonderkid tim nasional Inggris –Phil Foden dan Mason Greenwood– menjadi bulan-bulanan media massa Inggris. Sebuat saja The Sun, misalnya. Begitu bernafsunya The Sun, sampai-sampai harus mengirimkan wartawan khusus untuk mengivestigasi.

The Sun melaporkan, Foden dan Greenwood sengaja menyuap petugas hotel biar dua gadis model Islandia itu bisa masuk ke kamar mereka. Penyuapan itu dilakukan karena, baik tim nasional Inggris maupun hotel bintang lima itu, terikat oleh aturan protokoler Covid-19 yang sangat ketat

Kasus dua wonderkid ini tersingkap gara-gara snapchat dua gadis itu sendiri. Isi snapchat yang bocor secara online menyebutkan bahwa keduanya sudah berhasil mencapai kamar dan menghabiskan malam itu di Hotel Radisson Blu Saga bersama pemain timnas Inggris.

Manajer timnas Inggris Gareth Southgate akhirnya memulangkan dua pemain muda itu dan mencoret mereka dari tim nasional.

Setelah itu, Foden dan Greenwood sebetulnya sudah langsung meminta maaf sebelum kembali ke Manchester. Foden memulai pertandingan Islandia untuk Three Lions dari starting line up. Greenwood masuk sebagai pemain pengganti di babak kedua saat Inggris mengukir kemenangan 1-0 di menit akhir.

Pertemuan mereka dengan dua gadis model Nadia Sif Lindal Gunnarsdottir, 20, dan sepupunya Lara Clausen, 19, terjadi setelah pertandingan itu. Skuad The Three Lions bersiap-siap menghadapi Denmark di Nations League yang berakhir Imbang 0-0 dini hari, kemarin.

Keesokan paginya, menurut laporan The Sun, tiba-tiba petugas fisioterapi Timnas Inggris menahan kedua pemain sebelum bertemu dengan anggota skuad lainnya untuk sarapan. Seandainya mereka tidak ditahan petugas fisioterapi, mereka potensial menjadi penyebab pelanggaran Covid-19 yang sangat besar. Bisa-bisa pertandingan Denmark dibatalkan.

The Sun juga menyebutkan, dua wonderkid itu tahu persis bahwa mereka melanggar protokoler kesehatan, baik timnas maupun hotel, namun semuanya bisa berjalan mulus karena ada praktik pemberian tips (baca penyuapan) yang menggiurkan. Kedua wonderkid itu menyatakan ingin sekali bertemu dua gadis model Islandia itu. Padahal, semua aturan sudah dimasukkan ke dalamnya.

Southgate menyebut pasangan itu sebagai ‘naif’ saat dia berbicara untuk pertama kalinya sejak memulangkan mereka dari skuadnya. Namun, sumber tersebut mengungkapkan Southgate sangat murka. ‘’Setiap orang harus sadar bahwa hal itu tidak akan ditoleransi di kamp Inggris,’’ kata Southgate.

Jika Foden dan Greenwood diizinkan sarapan dengan para pemain lain, itu bisa membuat pertandingan melawan Denmark dibatalkan. Keduanya akhirnya didenda 1.360 poundsterling oleh polisi Islandia karena pelanggaran itu.

Selama waktu mereka bersama, Foden gagal memberi tahu gadis-gadis itu bahwa dia punya pacar dan anak di rumah, menurut The Mirror, dengan kedua wanita itu tidak akrab dengan latar belakang atau silsilahnya.

Lara Clausen, sepupu dan teman ratu kecantikan Nadia, mengatakan, di tidak tahu

Foden adalah ayah seorang anak berusia satu tahun di rumah.  ‘’Saya tidak mencari orang itu di Google sebelum saya pergi menemuinya. Saya merasa untuk semua orang di sekitarnya – keluarga, pacar, rekan satu tim, dan dia juga – merupakan suatu kehormatan bertemu dengan seorang pemain tim nasional,’’ kata Lara.

Setelah jeda internasional yang cukup menegangkan bagi manajer Inggris, menyusul penangkapan Harry Maguire dan kasus pengadilan di Yunani, dia memuji sisa upaya pasukannya saat mereka bermain imbang 0-0 dengan Denmark. “Ini merupakan minggu yang cukup normal. Kami ke luar dari Denmark dengan membawa sesuatu di kala situasi sedang sulit,’’ kata Southgate.

Dari Mancehster, Greenwood akhirnya angkat bicara setelah ia dipulangkan dari kamp Three Lions. Dalam sebuah pernyataan yang dirilis di situs Manchester United, Greenwood mengatakan: “ Saya meminta maaf kepada semua orang atas rasa malu yang yang saya timbulkan.

Saya tidak bertanggung jawab melanggar protokol Covid-19 yang ada untuk melindungi pemain, staf, dan publik. Secara khusus, saya ingin meminta maaf kepada Gareth Southgate, karena telah mengecewakannya di saat dia telah menunjukkan kepercayaan yang besar kepada saya.

“ Bermain untuk Inggris adalah salah satu momen paling membanggakan dalam hidup saya. Saya hanya menyalahkan diri saya sendiri atas kesalahan besar ini. Saya berjanji kepada keluarga saya, para penggemar, Manchester United,  dan Inggris bahwa ini adalah pelajaran sanga penting bagi saya,’’ kata Greenwood di situs MU.(*)



Apa Pendapatmu?