Alexa Metrics

Listrik Pintar Muba, Inovasi Pertama di Indonesia Kabupaten Kelola Energi Sendiri

Listrik Pintar Muba, Inovasi Pertama di Indonesia Kabupaten Kelola Energi Sendiri Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex.

indopos.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Banyuasin (Muba) melalui PT MEP meluncur inovasi terbarunya, yakni Listrik Pintar Muba.

Adapun, Listrik Pintar Muba adalah aplikasi handphone (HP) android yang dibuat untuk mempermudah masyarakat dan meminimalisir kecurangan listrik di Muba.

Jadi pelanggan listrik MEP bisa dikontrol cukup dari HP android. Begitu juga dengan pembeliannya juga melalui HP android. Dan bagi masyarakat yang tidak memiliki HP Android, bisa membelinya langsung ke agen Brilink yang sudah tersebar di desa. Sebanyak 1300 agen Brilink.

Sementara itu, Bupati Muba Dodi Reza Alex mengatakan, MEP adalah satu satu BUMD yang punya izin usaha. Dan satu satunya BUMD yang bekerjasama dengan PT Miota Internasional Teknologi pertama di Indonesia luncurkan aplikasi Listrik Pintar Muba.

Menurutnya, aplikasi Listrik Pintar Muba ini bisa mengontrol kecurangan bagi pelanggan listrik MEP. “Kita menggunakan teknologi smart elektrik city, dalam menyalurkan listrik yang dikelola oleh BUMD MEP,” jelasnya, Kamis (10/9/2020).

Dodi menambahkan, MEP adalah BUMD satu-satunya yang punya izin usaha untuk menjual listrik dan itu ada di Muba. Karena jaringan di 12 Kecamatan dan pelanggan Itu sudah menjadi pelanggan MEP termasuk jaringan yang di bangun oleh Pemkab Muba.

“Selama ini, selain membeli listrik curah dari PLN (Perusahaan Listrik Negara), kita juga selalu updating untuk memperbarui pelayanan pada pelanggan.Termasuk pemanfaatan energi atau teknologi terbaru yang bisa menekan lost dan memberikan pelayanan masyarakat lebih baik, disini ada teknologi dari PT Miota Internasional Teknologi,” beber Dodi.

Sementara, Direktur PT MEP Augie Bunyamin mengatakan, aplikasi ini bisa memberikan kemudahan bagi masyarakat Kabupaten Muba. Seperti dapat mengurangi dampak kecurangan terhadap 48 ribu pelanggan. Serta bisa meminimalisir tunggakan tunggakan terhadap pelanggan MEP.

“Jadi untuk pengisian KWH bisa kita kontrol cukup dari handphone. Bahkan Kita juga sudah menyosialisasikan kepada 12 Kecamatan dan desa di Kabupaten Muba terkait Aplikasi Listrik Pintar Muba ini,” ujarnya.

Untuk pembayarannya sendiri bisa juga dilakukan di Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Pihaknya, kata Augie, sudah berkomitmen penuh atas perintah Bupati Muba Dodi Reza Alex untuk mengutamakan kemudahan-kemudahan. “Serta memberikan pelayanan listrik terbaik bagi masyarakat Kabupaten Muba,” pungkasnya.(rmn)



Apa Pendapatmu?