Alexa Metrics

Awas, Ada Sanksi Progresif, Jangan Lupa Pakai Masker

Awas, Ada Sanksi Progresif, Jangan Lupa Pakai Masker Petugas Satpol PP mengawasi penerapan sanksi pelanggar aturan protokol kesehatan COVID-19 selama masa PSBB Transisi di kawasan Juanda, Jakarta, Jumat (21/8/2020). (ant)

indopos.co.id – Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) DKI Jakarta Arifin mengatakan, telah menerapkan sanksi progresif bagi pelanggar ketentuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jakarta.

Arifin menjelaskan, denda progresif tersebut dimasukkan melalui aplikasi Jak APD. Kemudian, untuk sanksi progresif tersebut, mengacu pada Peraturan Gubernur (Pergub) No. 79/2020.

“Ya itu (denda progresif) sudah mulai berjalan karena aplikasinya sudah jalan. Jak APD yaitu Jakarta awasi peraturan daerah,” ucap Arifin di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (10/9/2020).

Kendati demikian, hingga kini belum ada pelanggar perorangan ataupun sektor usaha yang mendapatkan sanksi progresif. Sebab, data pelanggar sebelumnya belum diinput pada aplikasi Jak APD.

“Yang mulai diberlakukan itu ketika orang melakukan pelanggaran itu diinput ke Jak APD. Jadi sekian ratus ribu itu melakukan pelanggaran masker itu tidak bisa dimasukkan ke dalam sistem aplikasi Jak APd. Karena aturannya yang baru ini (Pergub) 79 dengan JakAPD. Yang sebelumnya tidak berlaku itu,” tamah dia.

Arifin mengungkapkan, hingga saat ini sudah ada sekitar 10 ribu pelanggar yang terinput dalam aplikasi Jak APD. Jika data pelanggar tersebut melakukan pelanggaran yang sama maka dikenakan sanksi progresif.

Arifin menyampaikan, data pelanggar yang diinput ke dalam aplikasi Jak APD hanya pelanggar perorangan yang kedapatan tidak mengenakan masker. “Lebih kurang di atas 10 ribu pelanggar. Jadi masker yang kita masukkan data,” tukas dia. (ant/rul)



Apa Pendapatmu?