Alexa Metrics

Pemprov DKI Maksimalkan Makam Khusus COVID-19 di Tegal Alur Jakarta Barat

Pemprov DKI Maksimalkan Makam Khusus COVID-19 di Tegal Alur Jakarta Barat Petugas memakamkan jenazah COVID-19, di TPU Pondok Ranggon, Jakarta, Selasa (8/9/2020). (Foto: ANTARA)

indopos.co.id – Sementara Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan  memaksimalkan makam khusus COVID-19  di Tegal Alur, Jakarta Barat. Itu untuk mengantisipasi makam Pondok Ranggon, Jakarta Timur penuh. ”Jadi, masih ada ekstra sekitar satu sampai dua hektar,” tutur Anies seperti dilansir Antara, Rabu (9/9).

Lahan sebesar itu, bisa menampung hingga 3.000 pemakaman. Warga diingatkan untuk disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan, sehingga jumlah orang dirawat terus menurun. ”Ya, harus disiplin,” imbuh Anies.

Tercatat, hingga Selasa (8/9), jumlah pasien COVID-19 meninggal 1.330 dari total 48.811 kasus Ibu Kota. Artinya, fatality rate atau angka kematian COVID-19 DKI berada di kisaran 2,7 persen. Meski demikian, jenazah dimakamkan dengan protap COVID-19 bukan hanya diterapkan bagi pasien terkonfirmasi positif.

Sementara Dinas Kesehatan DKI Jakarta akan menambah kapasitas tempat tidur isolasi dan unit penanganan intensif (ICU) di berbagai fasilitas kesehatan. Itu untuk menambah kapasitas 67 rumah sakit rujukan penanggulangan COVID-19. Berbagai strategi peningkatan kapasitas tempat tidur baik isolasi maupun fasilitas ICU, pertama menggunakan sepenuhnya RSUD Cengkareng dan RSUD Pasar Minggu khusus penanganan COVID-19. ”Tentu butuh SDM. Kami datangkan tenaga kesehatan profesional untuk penanggulangan COVID-19 sejumlah 1,174 tenaga kesehatan ke Jakarta,” tegas Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti.

Selanjutnya, peningkatan kapasitas di beberapa RSUD dan pelibatan RS swasta untuk sama-sama menanggulangi COVID-19. Tercatat, berdasar data diterbitkan Dinas Kesehatan DKI pada Rabu (8/9), tempat tidur isolasi harian COVID-19 pada 67 RS rujukan sekitar 77 persen dari kapasitas saat ini 4.456 tempat tidur. Dan, hanya tersisa 1.024 tempat tidur isolasi harian untuk penanganan paparan dari Virus Novel Corona jenis baru ini. ”Jadi ada penambahan sekitar 800 tempat tidur untuk isolasi harian dan ruang ICU,” imbuhnya.

Okupansi tempat tidur ICU mencapai 83 persen dari kapasitas 483 tempat tidur, atau hanya menyisakan sekitar 83 unit ICU di 67 Rumah Sakit Rujukan untuk penanganan paparan Virus Corona. (ash)



Apa Pendapatmu?